Sosok Andi Mallarangeng (AM) agaknya tak terbendung lagi untuk duduk menjadi ketua umum PD-1 menggantikan Hadi Utomo. Nachrowi Ramli, ketua tim pemenangan "AM for PD-1", agaknya sudah menjawa teka-teki itu. "Dukungan buat AM sudah mencapai 86 persen dan terus menanjak," tegasnya. Tak heran, wacana AM bakal dipilih aklamasi pun tak terhindarkan. Mayoritas DPC se-Indonesia sudah setuju AM bakal dipilih aklamasi. Amir Syamsuddin, Sekjend PD, mengamini hal itu. "Kalau usulan di kongres sudah melebihi 50 persen sebaiknya dipilih aklamasi. Pertarungan tidak penting yang penting bagaimana mempersiapkan kemajuan partai," kata Amir, Jumat (14/5) lalu.
Lalu siapakah yang layak menjadi sekjen menggantikan Amir? Wibowo Agung Sanyoto, ketua umum DPC Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, berani menegaskan Anas cocok sebagai sekjen mendampingi AM. "Karena Pak SBY sudah memberi sinyal mendukung Andi Mallarangeng lewat dukungan Ibas," tukasnya ketika dihubungi malam tadi (14/05). Hal senada diungkapkan Mawardi Nurdin, ketua DPD Nanggroe Aceh Darusalam. "Anas Urbaningrum sangat cocok menjadi sekjend," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haryono Abdul Bari, Ketua DPC Kabupaten Sampang, Madura, didampingi para Ketua DPC mewakili Jawa Timur, justru lugas meminta agar Anas menjadi sekjen buat AM. "Dia (Anas) tidak layak jadi ketua umum, apa sih yang pernah diberikan Anas selama di Demokrat?" ujarnya. "Saya dari Madura bertanya, Anas selama di Fraksi PD, memimpin 143 anggota DPR Demokrat saja terbilang gagal, bagaimana mau memimpin Demokrat se-Indonesia?" tukas laki-laki yang biasa disapa Gus Yono itu.
Terlepas dari itu, "Andi (Mallarangeng) ketua umum dan Anas sekjen, pasti akan membuat partai lain merinding," ujar Ramadhan Pohan, anggota Komisi I DPR. (irw) (adv/adv)











































