Dunia Hari Ini: Australia Hapus Aturan Isolasi Mandiri Wajib

ADVERTISEMENT

Dunia Hari Ini: Australia Hapus Aturan Isolasi Mandiri Wajib

ABC Australia - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 17:56 WIB
Australia menghapus isoman wajib bagi yang sakit COVID, tapi bukan berarti pandemi sudah selesai. (ABC News: Mark Leonardi)
Jakarta -

Makan ketupat sama si Mamat, selamat hari Jumat!

Sambil menyusun rencana akhir pekan Anda, yuk kita simak beberapa berita utama dari pelosok dunia selama 24 jam terakhir yang mungkin terlewatkan.Inilah Dunia Hari Ini, edisi Jumat, 30 September 2022. Selamat membaca!

Australia hapus aturan isolasi mandiri wajib

Aturan yang mengharuskan warga Australia melakukan isolasi mandiri selama lima hari jika hasil tes COVID-nya positif akan berakhir pada 14 Oktober.

"Ini sama sekali bukan berarti pandemi COVID-19 sudah selesai," kata Paul Kelly, Kepala Medis di Australia.

"Kita hampir pasti akan melihat puncak baru virus corona, seperti yang terjadi di awal tahun kemarin," tambahnya.

Sementara bantuan keuangan akan tetap diberikan kepada sejumlah pekerja yang lebih memilih untuk melakukan isolasi mandiri, jika memang diperlukan di tempat kerjanya.

Rusia klaim sepihak beberapa wilayah Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menandatangani dekrit presiden, yang akan membuka jalan bagi kawasan Ukraina Kherson dan Zaporizhzhia untuk menjadi bagian dari Rusia lewat proses aneksasi.

Dekrit tersebut berisi pengakuan bahwa kedua wilayah tersebut adalah kawasan independen.

Hari Jumat ini, Presiden Putin rencananya akan mengumumkan aneksasi tersebut, setelah pemerintahan pro-Moskow di empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia mengatakan mereka memilih untuk bergabung dengan Rusia lewat referendum.

"Hal paling utama sudah terjadi, referedum sudah berlangsung," kataRodion Miroshnik, duta besar Moskow untuk wilayah Republik Luhanks yang sebelumnya menyatakan berpisah dari Ukraina secara sepihak.

Warga Florida mulai berbenah

Petugas dan warga di kawasan di Florida, Amerika Serikat,mulai bersih-bersih sambil mencari orang-orang yang mungkin masih hilang hilang setelah Badai Ian melintasi kawasan tersebut.

Badai Ian merupakan salah satu badai terbesar yang melanda Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami belum pernah melihat banjir seperti sekarang ini. Kami belum pernah melihat terjangan angin sekuat seperti ini," kata Gubernur Florida, Ron DeSantis.

Badai Ian ini menerjang Florida dengan kecepatan angin sampai 241 km per jam.

Aliran listrik masih padam di sekitar 2,6 juta rumah dan kantor di Florida.

Apa penyebab kematian Ratu Elizabeth II?

Bagi Anda yang masih bertanya-tanya apa penyebab kematian Ratu Elizabeth, surat kematiannya akhirnya diumumkan ke publik kemarin.

Di sana tertera jika penyebab ratu meninggal karena usianya yang sudah tua.

Sertifikat tersebut juga menyebut waktu wafatnya ratu yakni pada pukul 15.10 waktu setempat, pada tanggal 8 September 2022, atau sekitar tiga jam sesudah para dokter mengatakan kesehatan ratu "mengkhawatirkan."

Pelecehan seksual di stasiun penelitian Australia di Antartika

Hasil studi terbaru menemukan beberapa staf perempuan yang bekerja di stasiun penelitian milik Australia di Antartika memilih menyembunyikan informasi mengenai masa menstruasi mereka.

Alasannya? Karena mereka takut dianggap tidak kompeten oleh kolega laki-laki.

Penulis laporan ini, profesor Meredith Nash dari Australian National University mengatakan beberapa perempuan merasa stasiun Antartika tidak aman dan mungkin tidak etis untuk menerima pekerja perempuan, sampai keselamatan mereka dapat dipastikan.

Ringkasan laporan Profesor Nash juga menemukan pekerja perempuan mengalami berbagai pelecehan, seperti kontak fisik yang tidak diinginkan, permintaan seks sepihak, komentar seksual, lelucon atau sindiran, pertanyaan yang mengganggu, tampilan materi yang menyinggung atau pornografi, serta penghinaan atau ejekan bernada seksis.

Para pekerja perempuan juga "harus bekerja di lapangan dengan pelakunya selama berminggu-minggu karena mereka tidak bisa pergi ke mana-mana."

Pedangdut Lesti Kejora membuat laporan KDRT

Dari dari Indonesia, netizen kemarin digemparkan oleh laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)yang dibuat oleh penyanyi dangdut Lesti Kejora.

Dalam berita acara pemeriksaan tertulis Lesti menjadi korban KDRT dua kali setelah ia memergoki suaminya, Rizki Bilar,berselingkuh sehingga ia meminta dipulangkan ke rumah orangtuanya.

Lesti dalam laporannya mengaku dibanting dan dicekik berulang-ulang oleh sang suami.

"Kalau menurut Saudari L, yang melakukan adalah suaminya sendiri,"ujar Humas Polres Metro Jakarta Selatan.

Rizki Bilar akan segera dipanggil untuk diperiksa dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara

(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT