Khawatir Penyebaran Varian Delta, Jutaan orang Australia Kini Jalani 'Lockdown'

ABC Australia - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 15:11 WIB
Pertandingan olahraga AFL yang digelar di kota Perth tidak dihadiri penonton akibat pembatasan aturan. (AAP: Richard Wainwright)
Jakarta -

Meski Australia tidak memberlakukan 'lockdown' secara nasional, jutaan orang di sejumlah negara bagian sedang menjalaninya atau setidaknya aktivitasnya dibatasi.

Pihak otoritas kesehatan di Australia sedang khawatir dengan adanya varian Delta yang lebih cepat menular.

Sebelumnya ABC melaporkan jika varian ini lebih cepat menular, bahkan dalam kecepatan lima sampai 10 detik, seperti yang diperingatkan Kepala Kesehatan di negara bagian Queensland, Jeannette Young.

Setiap negara bagian di Australia memiliki aturan pembatasan yang berbeda untuk menanganinya.

Anda bisa langsung meng-klik tautan negara bagian yang ingin diketahui untuk mengetahui pembatasan yang sedang diberlakukan.

Kawasan Australia Utara

Kawasan Darwin metropolitan memberlakukan 'lockdown' selama 48 jam sejak Minggu kemarin.

Pemerintah setempat mengatakan wabah kali ini telah menjadi ancaman virus corona terbesar sepanjang pandemi di kawasan tersebut.

Satelah lama tak ada penularan, satu kasus baru ditemukan dari pekerja tambang yang pulang ke kota Darwin.

Ia bekerja di pertambangan granit di Gurun Tanami dan 900 orang pekerjanya yang sudah meninggalkan pertambangan ini diminta untuk melakukan isolasi.

Begitu juga dengan 750 pekerja yang masih berada di lokasi tersebut, telah diminta untuk melakukan isolasi dan tidak keluar rumah.

Australia Barat

Kota Perth dan kawasan Peel memberlakukan aturan baru setidaknya selama tiga hari, setelah seorang warga yang pulang ke New South Wales diketahui positif.

Ia diketahui mengunjungi IKEA, sebuah pusat perbelanjaan, dan sebuah sekolah dasar.

Kini warga di Perth wajib menggunakan masker dan jumlah tamu yang diperbolehkan untuk menghadiri sejumlah kegiatan, seperti pernikahan dan pemakaman dibatasi.

New South Wales

Hingga saat ini sudah ada 130 kasus aktif COVID-19 dari wabah terbaru di Sydney, ditambah 35 orang yang pulang dari luar negeri.

Pemerintah NSW sudah mengeluarkan peringatan jika jumlah kasus kemungkinan akan terus bertambah karena varian Delta yang mudah menular.

Kawasan metropolitan Sydney, Blue Mountains, Central Coast, Wollongong dan Shellharbour memberlakukan lockdown selama dua minggu sejak Sabtu sore kemarin.

Satu kasus positif ditemukan dari kru kabin maskapai Virgin Airlines yang bertugas melayani rute penerbangan ke sejumlah negara bagian.

Mereka yang pernah terbang pada waktu-waktu berikut diminta untuk dites dan dikarantina.

Jumat, 25 Juni

  • VA939 Sydney - Brisbane
  • VA334 Brisbane - Melbourne

Sabtu, 26 Juni

  • VA827 Melbourne - Sydney
  • VA517 Sydney - Gold Coast
  • VA524 Gold Coast - Sydney

Queensland

Seorang pekerja di tambang FIFO diketahui positif COVID-19 setelah dites,dan ia tercatat pernah mengunjungi beberapa tempat.

Mulai Rabu, masker akan diwajibkan di tempat kerja dan di transportasi umum, terutama di kawasan Noosa, Sunshine Coast, Ipswich, Moreton Bay, Logan, Redlands, Brisbane, Gold Coast, Scenic Rim, Lockyer Valley dan Somerset.

Victoria

Victoria tidak mencatat penularan baru pada hari Senin ini, tetapi memberlakukan pengetatan terhadap pengunjung dari negara bagian lain.

Melbourne menyatakan Sydney dan kawasan New South Wales yang mengalami 'lockdown' serta kawasan Darwin dinyatakan sebagai zona merah.

Artinya mereka yang bukan warga Victoria dari kawasan tersebut dilarang masuk tanpa izin, sementara warga Victoria yang mau pulang harus menjalani karantina selama 14 hari di rumah.

Semua yang hendak ke Victoria harus mengajukan permohonan izin masuk.

Kawasan Ibu Kota Australia

Untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID,warga di Canberra diminta untuk menggunakan masker sebagai tindakan pencegahan karena kasus penularan yang meningkat di negara bagian lain.

Masker harus digunakan di dalam ruangan, termasuk pusat perbelanjaan, pusat kebugaran atau gym, kafe, restoran, dan transportasi umum.

Tidak ada wabah COVID-19 saat ini di Canberra, tapi mereka khawatir dengan orang-orang yang datang ke ibu kota Australia ini.

Australia Selatan

Tak ada kasus baru di Australia Selatan, tapi negara bagian ini telah menutup perbatasan dengan Queensland, Australia Barat, Kawasan Ibu Kota, dan Kawasan Australia Utara.

Hanya warga Australia Selatan yang pulang dan perjalanan penting lainnya yang diperbolehkan masuk.

Warga dari Melbourne dan regional Victoria harus langsung dites setibanya di Australia Selatan.

Sementara warga dari Tasmania masih boleh berkunjung ke Australia Selatan.

Tasmania

Tasmania telah menutup perbatasan dengan Sydney dan kawasan New South Wales yang sedang menjalankan 'lockdown'.

Mereka yang pulang ke Tasmania mulai 21 Juni harus melakukan tes COVID dan menjalani isolasi mandiri.

Diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporandalam Bahasa Inggris.

(ita/ita)