Dievakuasi dari Wuhan, Ratusan Warga Australia Dikarantina di Christmas Island

ABC Australia - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 13:18 WIB
Canberra -

Hampir 300 warga Australia yang sebelumnya berada di Kota Wuhan, China, tempat dimana wabah virus corona merebak telah dievakuasi dan diterbangkan ke Christmas Island untuk dikarantina di sana.

  • Pesawat Qantas Boeing 747 akan terbang dari Wuhan ke Exmouth di Australia Barat
  • Mereka yang akan dievakuasi akan dikarantina selama dua minggu di Christmas Island
  • Australia telah melarang warga China ataupun mereka yang baru saja mengunjungi China untuk masuk

Pesawat jumbo Qantas 747 yang membawa mereka akan tiba di Exmouth (Australia Barat) hari Senin (3/2/2020) siang, dan merupakan pesawat pertama yang membawa warga Australia ke luar dari kota yang sekarang sudah ditutup tersebut.

Pesawat tersebut sudah mendarat di Wuhan jam 1.10 dinihari yang terbang lewat Hong Kong, dan diharapkan segera terbang lagi satu jam kemudian namun penerbangan tersebut tertunda.

CEO Maskapai Qantas Alan Joyce mengatakan pesawat itu akan mengangkut 270 warga dari Wuhan, yang disertai 14 awak pesawat, 4 pilot, dan pejabat dari Departemen Kesehatan Australia.

"Pesawat itu sekarang sedang berada di Wuhan," kata Joyce kepada ABC hari Senin pagi.

"Bagasi penumpang sudah masuk, pesawat sudah diisi bahan bakar dan penumpang sebentar lagi akan naik jadi mudah-mudahan pesawat akan berangkat dalam beberapa jam mendatang."

"Kami mengambil tindakan yang berhati-hati, karena kami tahu virus ini memiliki berbagai gejala mulai dari yang ringan hingga yang berat, jadi kami akan mendapat semua hasil tes mereka hari ini."

(ita/ita)