detikNews
Senin 07 Oktober 2019, 18:48 WIB

Kekeringan Parah, Kanguru Makan Tisu Toilet dan Bangkai Kanguru Lain

ABC Australia - detikNews
Kekeringan Parah, Kanguru Makan Tisu Toilet dan Bangkai Kanguru Lain
Canberra -

Kekeringan telah memaksa kanguru di sejumlah wilayah Australia memakan isi perut dari bangkai kanguru lainnya karena tanaman yang menjadi sumber makanan mereka mati.

Pakar lingkungan di Australia mengatakan jutaan kanguru terancam mati karena kekeringan parah yang melanda sejumlah wilayah khususnya di kawasan Timur Australia.

Ahli ekologi independen John Read mengatakan, kekeringan yang berkepanjangan menyebabkan kematian satwa ini dalam skala yang besar.

"Kami telah melihat kematian kanguru besar selama 12 bulan terakhir," kata Dr Read.

"Di seluruh Australia tengah, jutaan kanguru pada dasarnya mati kelaparan dan orang-orang akan semakin sering melihat kanguru mati di jalan."

sumber air minum di cagar alam Arkaroola, Australia Selatan

Sejumlah lokasi titik minum satwa di cagar alam Arkaroola, Australia Selatan mengering untuk pertama kalinya sejak kolonisasi. (Supplied: Arkaroola Wilderness Sanctuary)


Selain satwa khas Australia, kekeringan juga mengancam pohon-pohon tua di Australia Selatan.

Dr Read mengatakan dia telah melihat pohon akasia, pinus, dan cendana yang berumur berabad-abad meranggas di Australia Selatan selama gelombang panas.

"Beberapa dari mereka telah hidup selama ratusan tahun dan pada awal tahun ini banyak dari pohon purba itu mati, ini benar-benar mengejutkan," kata Dr Read.

Dr Read mengatakan meski fenomena matinya tanaman purba karena tekanan udara panas selama musim kekeringan ini bukanlah hal baru, dia dan ilmuwan lain mengkhawatirkan bagaimana perubahan iklim akan mempengaruhi kekeringan dan bentang alam Australia.

"Banyak orang, termasuk saya, benar-benar sangat khawatir bahwa apa yang kita lihat dalam beberapa tahun terakhir ini adalah sesuatu yang ekstrim," katanya.

"Beberapa pohon ini telah ada selama 500, 600 tahun dan mereka harus hidup lebih lama juga."

"Ketika mereka meranggas itu menunjukkan kondisi yang ekstrim seperti yang mereka alami selama beberapa ratus tahun terakhir."

"Itu benar-benar memperkuat fakta bahwa kita semacam berada di perairan yang belum dipetakan sekarang."

Sementara kanguru berjuang melawan kekeringan di negara-negara bagian timur, di Australia Barat, jumlahnya justru meningkat.

Hal ini dikarenakan dampak kekeringan di Australia Barat tidak terlalu parah seperti di negara bagian lain.

Diterbitkan ulang dari artikel ABC News




(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com