DetikNews
Kamis 07 Februari 2019, 10:25 WIB

Menteri Australia Akui Bertindak Tak Senonoh ke Perwira Wanita

ABC Australia - detikNews
Menteri Australia Akui Bertindak Tak Senonoh ke Perwira Wanita
Canberra -

Anggota DPR Australia Scott Buchholz meminta maaf atas tindakan "tidak senonoh" terhadap seorang perwira wanita dari Angkatan Udara. Dia mengakui dirinya berperilaku seperti orang dungu saat mengikuti kegiatan program pertukaran militer (ADF) di Kota Darwin.

Kepada ABC, politisi asal Queensland ini menyatakan sudah menyampaikan permintaan maaf tidak lama setelah perwira itu melaporkannya.

"Saya berperilaku seperti orang dungu saat ikut kunjungan pertukaran tahun lalu. Saya menyadari betapa tidak pantasnya tindakan saya itu," kata Buchholz.

"Saya meminta maaf atas perilaku dan pelanggaran yang saya lakukan. Saya tegaskan kembali rasa hormat yang mendalam kepada ADF dan para anggotanya," ujarnya.

Kasus ini terjadi pada Agustus 2018 ketika Buchholz masih duduk sebagai anggota DPR biasa. Namun beberapa minggu kemudian dia ditunjuk Menteri Muda Jalan Raya dan Transportasi.

Departemen Pertahanan menolak menjelaskan tindakan tak senonoh seperti apa yang dilakukan politisi ini kepada perwira tersebut.

"Departemen Pertahanan menerima permintaan maaf dari anggota parlemen dan puas dengan tanggapannya," kata juru bicara Dephan.

Scott Buchholz sits in the cockpit with his hands on the joy stick and accelerator
Scott Buchholz kini menjabat Menteri Muda Jalan Raya dan Transportasi di Australia. (Supplied: Department of Defence)

Dalam kunjungan tersebut Buchholz bersama anggota DPR lainnya sempat membuat marah sejumlah pihak di Dephan karena melewatkan satu kegiatan yang dijadwalkan demi menonton pacuan kuda Darwin Cup.

Seorang anggota DPR lainnya Ian Goodenough membela keputusan mereka menonton pacuan kuda di sela-sela acara yang dibiayai uang negara.

"Saya dengar Darwin Cup merupakan peristiwa besar di Australia Utara," kata Goodenough kepada ABC.

Menurut dia, anggota DPR lainnya dari Dapil setempat Luke Gosling, sudah meminta waktu beberapa jam dari Program ADF untuk nonton pacuan kuda.

"Petugas penghubung ADF menyatakan bahwa jadwal program akan sedikit dimodifikasi untuk mengakomodasi kegiatan itu," ucapnya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed