Pejabat Australia Kecam Komentar Tony Abbott tentang Islam

Pejabat Australia Kecam Komentar Tony Abbott tentang Islam

Australia Plus ABC - detikNews
Rabu, 16 Des 2015 12:58 WIB
Pejabat Australia Kecam Komentar Tony Abbott tentang Islam
Jakarta -

Wakil Menteri urusan Multikultural Australia Concetta Fierravanti-Wells mengecam komentar tentang Islam seperti yang dilontarkan bekas perdana menteri Tony Abbott, karena bisa merusak hubungan dengan negara berpenduduk Muslim terbesar yaitu Indonesia.

Abbott sebelumnya menyatakan perlunya kalangan umat Islam melakukan reformasi dan bahwa peradaban Barat lebih unggul daripada peradaban Islam.

Dalam artikel yang dimuat di suratkabar hari Rabu (16/12/2015), Senator Concetta Fierravanti-Wells menilai komentar semacam itu terlalu menyederhanakan masalah dan menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai fakta mendasar tentang Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senator Fierravanti-Wells, yang tidak secara langsung menyebut nama Abbott, mengatakan "politik megaphone" semacam itu justru berpotensi memunculkan gangguan yang tidak perlu.

"Tetangga kita berpenduduk Muslim terbesar, dan bukan saja menjalankan Islam secara baik namun juga berdampingan dengan agama lainnya serta penuh toleransi. Ini contoh yang baik," katanya.

"Politik megaphone bukan saja mengganggu, namun juga berdampak bagi hubungan kita dalam bertetangga," tambahnya.

Senator Fierravanti-Wells mengatakan, daripada menyerukan revoluasi atau reformasi dalam Islam, pendekatan yang lebih realistis justru bisa dilakukan misalnya dengan mendorong penafsiran Alquran secara modern dan moderat.

Abbott melontarkan pandangannya dalam wawancara dengan TV pekan lalu, dan menyatakan "perlu adanya revolusi keagamaan di dalam Islam".

"Semua hal yang tidak pernah dimiliki oleh Islam, yaitu reformasi, pencerahan, dan konsep mengenai pemisahan agama dan negara, semua ini perlu dilakukan," kata Abbott, perdana menteri yang terguling oleh rivalnya Malcolm Turnbull tersebut.



(ita/ita)


Berita Terkait