Kecoa yang bertamu sementara di kuping Helmer itu akhirnya berhasil ditarik keluar oleh dokter di Royal Darwin Hospital.
Dokter yang menolong Helmer berusaha mengeluarkan serangga dengan menggunakan gunting tang, namun sebelumnya menuangkan terlebih dahulu minyak pelicin untuk memudahkan menariknya keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia terbangun pada pukul 2.30 dini hari waktu setempat karena merasakan sakit di kupingnya.
βSaya berharap itu bukan laba-laba beracun. Saya berharap serangga itu tidak menggigit,β tuturnya.
Sebelum meminta pertolongan dokter, Helmer yang bekerja sebagai supervisor disebuah gudang menyampaikan kalau dia sempat memaksa keluar kecoa itu dengan menggunakan penyedot debu dan menuangkan air. Namun usahanya gagal.
Sampai akhirnya nasib kecoa itu berakhir di tangan dokter. Kecoa tersebut langsung mati setelah sepuluh menit dikeluarkan dari sarang sementara di lubang telinga Helmer.
Helmer sendiri tidak merasa ada masalah dengan serangga di rumahnya dan tidak melakukan pemberantasan.
Sementara teman-temannya yang mendengar kisah Helmer memilih tidur dengan menggunakan headphone dan penyumbat telinga.
(gah/gah)











































