Panglima Australia: Hormati Perempuan atau Keluar!

Panglima Australia: Hormati Perempuan atau Keluar!

ABC Australia - detikNews
Jumat, 14 Jun 2013 19:17 WIB
Jakarta -

Pasca terungkapnya skandal peredaran email dan foto yang melecehkan perempuan oleh sejumlah Perwira Tinggi dan puluhan personil Angkatan Pertahanan lainnya, ; Panglima Militer Australia, David Morrison, menerbitkan peringatan keras kepada anak buahnya lewat pesan yang direkam dan disiarkan melalui Youtube.

Jenderal David Morrison dalam rekaman itu mengatakan "tidak ada tempat" di militer bagi mereka yang “mengeksploitasi dan merendahkan” sesama rekannya.

“Pelanggaran atas hal tersebut, jika terbukti, tidak cuma merusak nama baik militer kita, tapi juga telah mengecewakan setiap dari kalian dan semua orang yang telah memberikan pelayanan di kemiliteran dan telah meraih rasa hormat dari bangsa dan negara kita,” pesannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Bukti yang telah dikumpulkan telah berhasil mengidentifikasi sekelompok orang didalam jajaran kami yang telah memproduksi materi yang merendahkan perempuan dan sangat tidak pantas, kemudian mengedarkannya di internet dan jaringan surat elektronik Angkatan Pertahanan.

“Jika benar terbukti, maka ulah dari anggota militer ini menyalahi setiap nilai yang selama ini dipegang oleh Militer Australia.”

Jenderal Morrison menyebut skandal ini sebagai masalah sistemik, dan meminta semua personilnya menegakan moral Angkatan Pertahanan.

“Saya akan bersikap kejam mengejar siapa saja yang tidak bisa menegakkan nilai-nilai di dalam kesatuan, dan saya butuh bantuan Kalian semua,” pintanya.

“Jika kita adalah institusi negara yang hebat – yang peduli terhadapi penegakan hukum sebagaimana telah dikukuhkan oleh pendahulu kita – semua terserah Anda untuk membuat perubahan. Jika Anda tidak bersedia, lebih baik cari kerjaan lain saja di dalam hidup Anda. Tidak ada tempat bagi Anda ditengah persaudaran ini.”

Morrison juga mengancam personil militernya yang membully dan mempermalukan koleganya.

“Mereka yang berpikir perilaku yang merendahkan dan mengeksploitasi kolega mereka adalah hal yang biasa tidak ada tempat di institusi ini,” katanya.

“Jika ketentuan ini tidak pas untuk Anda, silakan angkat kaki. Aturan yang sama berlaku bagi mereka yang berpikir ketangguhan itu dibangun dari mempermalukan orang," tegasnya.

Sejauh ini 3 orang Perwira Tinggi dinonaktifkan dan Direktur Penuntut Umum tengah mempertimbangkan bukti-bukti awal untuk mereka dari kepolisian NSW.

(nwk/nwk)


Berita Terkait