detikcom
Kamis, 10/04/2014 07:11 WIB

Polri: Secara Umum Pemilu Kemarin Berjalan Aman

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Meski beberapa hari sebelum berlangsungya Pemilu Legislatif (Pileg) sempat terjadi aksi kekerasan di beberapa wilayah di Indonesia, tampaknya hal tersebut tidak menganggu jalannya Pemilu di sleuruh Indonesia. Polri klaim hajat demokrasi terbesar di tanah air kemarin berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Secara umum situasi Kamtibmas selama berlangsungnya pemungutan suara dan perhitungan suara sampai dengan tadi malam berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu jalannya tahanpan tersebut," kata Kadiv Humas Polri Irjen Ronny F Sompie, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/4/2014).

Ronny memaparkan, dari laporan yang diterima dirinya dari masing-masing Polda, terdapat beberapa kendala teknis dalam pelaksanaan Pemilu. Seperti rusaknya logistik Pemilu dan belum diganti di Aceh, serta kurangya logistik Pemilu seperti yang terjadi di Papua.

"Di Papua ada 5 kabupaten dan 9 distrik yang belum melaksanakan pemungutan suara karena kurangnya logistik, seperti di Yapen sudah ada perbantuan dari TNI AL untuk pengiriman logistik," papar Ronny.

Meski tergolong aman, Polri tetap bertahan dengan pola pengamanan yang telah direncanakan dan dianggarkan oleh pemerintah. "Kecuali, misalnya, mendekati pemilihan presiden dan wakil presiden ada perkembangan situasi kerawanan kita lebih perketat pengamanan," jelasnya.

"Polri tidak akan mengendorkan pasukan, karena anggaran sudah disusun dan harus segera dilaksanakan," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/tfn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
MustRead close