detikcom
Kamis, 19/12/2013 11:39 WIB

Tinjau Pembangunan Pelabuhan Kali Baru, Jokowi Naik Kapal Pandu Pelindo

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jokowi di pelabuhan (Bilkis/ detikcom)
Jakarta - Jokowi melakukan pertemuan dengan PT. Pelabuhan Indonesia II untuk menjajaki penanaman saham pemprov DKI. Ia pun menjajal potensi pengembangan pelabuhan dengan menggunakan kapal pandu.

Jokowi bersama Dirut Pelindo II, R J Lino, Jokowi menaiki kapal pandu milik Pelindo. Ia terlihat santai menaiki kapal dari pelabuhan tanjung priok, Jakarta Utara.

"Ini mau diantar sama Pak Dirut, mau lihat-lihat," ujar Jokowi, Kamis (19/12/2013).

Sebelum memasuki ruangan ia lebih dulu mengenakan pelampung kecil berwarna merah. Oleh Dirut Pelindo, Jokowi ditunjukkan perkembangan yang ada di pelabuhan tersebut.

Perjalanan ini tujuannya melihat kondisi pelabuhan Kali Besar yang sementara dibangun oleh Pelindo II. Pelabuhan ini akan menjadi New Tanjung Priok diakhir 2014. Rencananya, di pelabuhan inilah pemprov DKI akan berinvestasi.

"Karena seharusnya, pembangunan pelabuhan memang milik walikota," ungkap Jokowi.

Saat ini Jokowi masih berkeliling melihat kondisi fisik dari pembangunan pelabuhan ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bil/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%