Kamis, 26/09/2013 16:29 WIB

Diduga Berselingkuh, Ini Hakim Cantik yang Terancam Dipecat

Tamam Mubarrok - detikNews
Vica Natalia (dok.pn jombang)
Surabaya - Hakim perempuan yang berdinas di Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Jawa Timur, Vica Natalia diperiksa Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Vica diperiksa karena diduga terlibat perselingkuhan.

"Yang bersangkutan saat ini menjalani pemeriksaan kode etik di KY dan MA. Beliaunya tak mengantor karena urusan tersebut," kata humas PN Jombang, Arif Winarso SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/9/2013).

Kasus perselingkuhan yang dilakukan Vica mencuat setelah suaminya sendiri melapor ke PN Jombang sekitar 2 bulan lalu. Akibat perbuatan Vica yang dinilai telah melanggar etika, kasus ini berlanjut ke MA dan KY.

Siapa yang menjadi selingkuhan hakim berparas cantik ini? Arif enggan menjelaskan. Namun informasi yang beredar di kalangan PN Jombang, Vica berselingkuh dengan seorang pengusaha kaya.

"Saya tak paham dengan siapa, itu sangat privasi sekali. Namun meski tersandung kasus itu, beliau masih aktif berdinas seperti biasanya. Kebetulan hari ini beliaunya ijin," ujarnya.

Vica Natalia adalah hakim di PN Jombang. Setahun lalu, Vica berdinas di PN Amlapura, Karangasem, Bali. Hakim golongan Pratama Madya ini bernomer induk 19720602-2-001.

Dihubungi secara terpisah, Vica tidak mau berkomentar banyak atas berbagai rumor yang berkembang.

"Saya tidak mau berkomentar," ujar Vica.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%