detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 26/09/2013 16:29 WIB

Diduga Berselingkuh, Ini Hakim Cantik yang Terancam Dipecat

Tamam Mubarrok - detikNews
Vica Natalia (dok.pn jombang)
Surabaya - Hakim perempuan yang berdinas di Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Jawa Timur, Vica Natalia diperiksa Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Vica diperiksa karena diduga terlibat perselingkuhan.

"Yang bersangkutan saat ini menjalani pemeriksaan kode etik di KY dan MA. Beliaunya tak mengantor karena urusan tersebut," kata humas PN Jombang, Arif Winarso SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/9/2013).

Kasus perselingkuhan yang dilakukan Vica mencuat setelah suaminya sendiri melapor ke PN Jombang sekitar 2 bulan lalu. Akibat perbuatan Vica yang dinilai telah melanggar etika, kasus ini berlanjut ke MA dan KY.

Siapa yang menjadi selingkuhan hakim berparas cantik ini? Arif enggan menjelaskan. Namun informasi yang beredar di kalangan PN Jombang, Vica berselingkuh dengan seorang pengusaha kaya.

"Saya tak paham dengan siapa, itu sangat privasi sekali. Namun meski tersandung kasus itu, beliau masih aktif berdinas seperti biasanya. Kebetulan hari ini beliaunya ijin," ujarnya.

Vica Natalia adalah hakim di PN Jombang. Setahun lalu, Vica berdinas di PN Amlapura, Karangasem, Bali. Hakim golongan Pratama Madya ini bernomer induk 19720602-2-001.

Dihubungi secara terpisah, Vica tidak mau berkomentar banyak atas berbagai rumor yang berkembang.

"Saya tidak mau berkomentar," ujar Vica.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(asp/asp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%