detikcom

Selasa, 24/09/2013 13:14 WIB

Pekerja Bangunan Kritis Setelah Jatuh dari Ketinggian 18 Meter

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Seorang pekerja bangunan mengalami luka berat dan kritis setelah terjatuh dari konstruksi bangunan di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Korban kini dirujuk ke rumah sakit di Medan.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, korban Yusuf (27) warga Marelan, Medan, terjatuh sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (24/9/2013). Saat itu dia tengah menaikkan material bangunan dengan katrol di konstruksi menara Masjid Agung yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kisaran.

Tanpa diketahui penyebabnya, korban tiba-tiba terjatuh. Tubuhnya juga tertimpa sebagian material bangunan.

"Ketinggiannya sekitar 18 meter itu, jatuhnya," kata M. Gultom, salah seorang rekan kerja korban.

Akibatnya, Yusuf menderita luka berat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Katarina, Kisaran. Tetapi karena kondisinya yang demikian parah, korban dirujuk ke RSU Pirngadi di Medan untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Kecelakaan kerja dalam pembangunan masjid yang peletakan batu pertamanya dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Golkar Aburizal Bakrie pada 19 Mei 2011 lalu itu, sudah beberapa kali terjadi. Dalam kejadian terakhir Mei lalu, 2 orang tewas dan 4 luka akibat ambruknya konstruksi menara masjid yang sedang dibangun itu.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%