detikcom
Kamis, 12/09/2013 14:40 WIB

Survei SSSG: Elektabilitas Jokowi Tembus 45%

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) mengadakan survei terkait elektabilitas capres saat ini. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali muncul sebagai capres paling potensial.

Jokowi memuncaki survei elektabilitas capres dengan dukungan menembus 45,8%. Di urutan kedua Jusuf Kalla dengan 9,0% suara, disusul Dahlan Iskan (7,8%). Di survei ini Prabowo Subianto hanya di urutan ke empat dengan 6,8% suara.

Metode pengumpulan data survei ini dilakukan dengan wawancara via telepon. Populasi dan sampel dilakukan kepada seluruh warga yang tinggal di 10 kota besar yang punya telepon. Waktu penelitian 25 Agustus-9 September 2013 di 10 kota besar Indonesia dengan jumlah 1.250 responden.

Berikut capres paling potensial versi survei SSSG yang dipublikasikan peneliti SSSG Ilman Nafian di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2013):

1. Joko Widodo: 45,8%
2. Jusuf Kalla: 9,0%
3. Dahlan Iskan: 7,8%
4. Prabowo Subianto: 6,8%
5. Mahfud MD: 5,8%
6. Wiranto: 3,6%
7. Aburizal Bakrie: 2,4%
8. Megawati Soekarnoputri: 1,8%
9. Chairul Tanjung: 1,6%
10. Hatta Rajasa: 1,0%
11. Hidayat Nurwahid: 0,7%
12. Sri Sultan HB X: 0,5%
13. Surya Paloh: 0,5%
14. Ani Yudhoyono: 0,4%
15. Pramono Edhie: 0,4%
16. Sri Mulyani: 0,4%


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%