Sabtu, 07/09/2013 05:34 WIB

Kuesioner 'Vulgar' Kemenkes Bagi Pelajar Harus Ditarik!

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kuesioner 'vulgar' yang disebar Kemenkes bagi pelajar SMP di Aceh dan Sleman, Yogyakarta diprotes. Isi kuesioner yang salah satunya mempertanyakan tentang ukuran alat kelamin itu dinilai tak sesuai nilai budaya masyarakat Indonesia.

"Menkes harus bertanggung jawab," Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam dalam keterangannya, Sabtu (7/9/2013).

Menurut Niam, soal kesehatan reproduksi adalah jelas hal penting. Tapi menggunakan instrumen sosialisasi dengan mengadopsi negara lain, yang memiliki latar sosiologis berbeda, dinilai tak tepat.

"Termasuk tata nilai yang tidak sama. Tentu merupakan langkah yang gegabah, ceroboh, dan ahistoris," imbuhnya.

"KPAI minta hal itu ditarik, dan Kemenkes tidak mencari-cari justifikasi untuk membenarkan tindakannya," tambahnya lagi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%