detikcom
Sabtu, 07/09/2013 05:34 WIB

Kuesioner 'Vulgar' Kemenkes Bagi Pelajar Harus Ditarik!

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kuesioner 'vulgar' yang disebar Kemenkes bagi pelajar SMP di Aceh dan Sleman, Yogyakarta diprotes. Isi kuesioner yang salah satunya mempertanyakan tentang ukuran alat kelamin itu dinilai tak sesuai nilai budaya masyarakat Indonesia.

"Menkes harus bertanggung jawab," Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam dalam keterangannya, Sabtu (7/9/2013).

Menurut Niam, soal kesehatan reproduksi adalah jelas hal penting. Tapi menggunakan instrumen sosialisasi dengan mengadopsi negara lain, yang memiliki latar sosiologis berbeda, dinilai tak tepat.

"Termasuk tata nilai yang tidak sama. Tentu merupakan langkah yang gegabah, ceroboh, dan ahistoris," imbuhnya.

"KPAI minta hal itu ditarik, dan Kemenkes tidak mencari-cari justifikasi untuk membenarkan tindakannya," tambahnya lagi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/fdn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close