Sabtu, 07/09/2013 05:34 WIB

Kuesioner 'Vulgar' Kemenkes Bagi Pelajar Harus Ditarik!

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Kuesioner 'vulgar' yang disebar Kemenkes bagi pelajar SMP di Aceh dan Sleman, Yogyakarta diprotes. Isi kuesioner yang salah satunya mempertanyakan tentang ukuran alat kelamin itu dinilai tak sesuai nilai budaya masyarakat Indonesia.

"Menkes harus bertanggung jawab," Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam dalam keterangannya, Sabtu (7/9/2013).

Menurut Niam, soal kesehatan reproduksi adalah jelas hal penting. Tapi menggunakan instrumen sosialisasi dengan mengadopsi negara lain, yang memiliki latar sosiologis berbeda, dinilai tak tepat.

"Termasuk tata nilai yang tidak sama. Tentu merupakan langkah yang gegabah, ceroboh, dan ahistoris," imbuhnya.

"KPAI minta hal itu ditarik, dan Kemenkes tidak mencari-cari justifikasi untuk membenarkan tindakannya," tambahnya lagi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%