detikcom
Kamis, 05/09/2013 18:35 WIB

Alat Produksi Obat Ilegal dan Mi Berformalin Senilai Rp 1,4 M Dimusnahkan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Sebanyak 28 alat-alat produksi jamu tradisional ilegal dan mi berformalin senilai sekitar Rp 1,4 miliar dimusnahkan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang. Alat-alat tersebut diperoleh dari 5 tersangka di Banyumas.

Kepala Balai Besar POM Kantor Semarang, Zulaimah, mengatakan 28 item tersebut masing-masing bernilai sekitar Rp 50 juta. 4 Tersangka yang diamankan merupakan produsen obat tradisonal dan satu lainnya adalah produsen mi berformalin.

"Sebanyak 28 item bernilai masing-masing Rp 50 juta diamankan dari lima tersangka," kata Zulaimah di kantor BPOM Semarang, Kamis (5/9/2013).

Alat produksi obat tradisional ilegal diamankan dari tersangka MM berupa tiga mesin filing, 5 mesin seal, dan 1 mesin serbuk. Dari tersangka PS diamankan 1 mesin filing, 2 mesin seal, 1 mesin giling. Sedangkan dari RH diamankan empat mesin produksi, kemudian dari tersangka KN diamankan 10 mesin kemas.

"Satu mesin produksi mi diamankan dari HD," imbuh Zulaimah.

Selain alat produksi tersebut, 67 item obat tradisional ilegal berupa jamu kuat, jamu pegal linu, dan jamu lainnya juga akan dimusnahkan. Obat tradisional ilegal tersebut diperoleh dari tersangka asal Kendal yang berperan sebagai produsen berinisial TIE sekitar 4 bulan lalu.

"TIE sudah P 21 (berkekuatan hukum tetap) dan siap dilimpahkan ke kejaksaan," tandasnya.

"Ini semua pengungkapan kasus di tahun 2013," imbuh Zulaimah.

Pemusnahan akan dilakukan dengan dua cara. Untuk alat produksi akan dimusnahkan dengan cara dipotong agar tidak bisa digunakan. Sementara untuk obat tradisional ilegal akan dirusak kemasannya dan ditimbun di tempat pembuangan akhir Jatibarang Semarang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%