detikcom

Minggu, 25/08/2013 10:17 WIB

FPI Mulai Konvoi, Lalin Petamburan Macet

Danu Damarjati - detikNews
Konvoi FPI (jati/detikcom)
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) memulai konvoinya pada pukul 10.50 WIB pagi ini. Lalu lintas di sekitar Markas FPI Jl KS Tubun, Petamburan, Jakarta menjadi macet.

Menurut Pantauan, lalu lintas di Jl KS Tubun tersendat dan melambat terutama lalu lintas dari arah Tanah Abang menuju Slipi. Nampak belasan polisi berjaga-jaga mengatur lalu lintas.

"Siap tertib! Siap damai! Siap kondusif! Jangan terpancing dengan provokasi apapun!" seru Imam Besar FPI Habib Rizieq kepada ribuan anggotanya di Markas FPI, Minggu (25/8/2013).

Rizieq menegaskan tema konvoi kali ini adalah 'Menuju NKRI bersyariah'. Ribuan massa FPI menunggangi sepedas motor dan bus mulai bergerak mengarah ke Slipi.

Rute yang dilalui FPI adalah Jl Petamburan III ---> Jl Ks Tubun --> Slipi ---> Jl Gatot Subroto ---> Jl MT Haryono ---> Jl Otista ---> Jl Matraman ---> Senen ---> Jl Gn Sahari ----> Mangga Besar ----> Hayam Wuruk ----> Harmoni ---> Duta merlin ---> RS Tarakan ---> Tomang ---> S Parman ---> Slipi dan kembali ke Petamburan III.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(dnu/asp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%