Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 17/08/2013 08:51 WIB

Hari ke-307 Jokowi

Jokowi Pimpin Upacara 17 Agustus di Silang Monas

Prins David Saut - detikNews
Jokowi Pimpin Upacara 17 Agustus di Silang Monas
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara di silang Monas, Jakarta Pusat. Upacara yang dipimpin Jokowi ini menarik perhatian pengunjung di Monas, yang tengah berolahraga pagi.

Seperti yang terlihat di Silang Monas sebelah selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/8/2013), Jokowi mengenakan seragam berwarna putih lengkap dengan atribut Pemprov DKI berdiri di atas panggung inspektur upacara. Hal ini menarik pengunjung Monas yang sebelumnya hendak berolahraga dan berekreasi.

Warga yang berkumpul mencapai puluhan orang, selain itu TNI juga turut meramaikan barisan upacara. Sehingga peserta upacara mencapai sekitar ratusan orang, yang terbagi menjadi 20 kelompok barisan.

Jokowi juga sempat mengucapkan terima kasih kepada pasukan pengibar bendera (paskibra). Hal ini terjadi usai puluhan peserta paskibra menaikan sang saka merah putih di ujung tiang tertinggi dengan formasi-formasinya.

"Terima kasih, silakan lanjutkan," kata Jokowi usai menerima laporan dari paskibra.

Jokowi juga memberikan penghargaan kepada 3 orang yang mengabdikan dirinya untuk lingkungan di Jakarta. Ia juga memberikan hadiah kepada pengurus RW yang memenangkan lomba Siskamling di Jakarta, hadiah terbesar adalah Rp 12,5 juta.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%