Detik.com News
Detik.com

Rabu, 14/08/2013 05:32 WIB

3 Teror Penembakan ke Polisi

Ferdinan - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 4 Next »
3 Teror Penembakan ke Polisi Ilustrasi
Jakarta - Waspada. Kata itu yang ditekankan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo kepada jajarannya. Pesan ini jadi penting karena dua anggotanya ditembak orang tak dikenal.

Teror terhadap polisi kembali berlanjut. Setelah bom panci yang meledak di Mapolsek Rajapolah, Tasikmalaya pada 20 Juli 2013, rentetan teror kembali menghantui Korps Bhayangkara.

"Pertama dalam bertugas dalam menggunakan seragam ataupun pakaian preman sebaiknya jangan sendirian. Kedua, kita harus memanfaatkan potensi yang ada di masyarakat untuk membantu dalam menjalankan tugas. Ketiga, selain di luar penjagaan di kantor-kantor juga harus lebih selektif," ujar Timur usai melakukan salat Ied di Lapangan Bhayangkara Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Kamis (8/8).

Kali ini teror datang dengan bentuk penembakan. Ada tiga peristiwa penembakan yang terjadi dalam waktu yang berdekatan. Apa saja?






Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%