detikcom
Selasa, 13/08/2013 16:42 WIB

Cemburu, Wanita Singapura Sebarkan Foto Bugil Wanita Lain

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Singapura - Gara-gara cemburu dan marah, seorang wanita di Singapura nekat menyebarkan foto cabul wanita lain yang merupakan bekas pacar tunangannya. Akibat hal ini, korban yang bekerja di salah satu sekolah menengah ini dipecat dari pekerjaannya.

Siti Nurazlin Samat mengakui dalam persidangan bahwa dirinya memang menyebarkan foto bugil korban yang dirahasiakan namanya. Motif wanita berusia 28 tahun ini adalah untuk menghancurkan reputasi korban.

Usut punya usut, rupanya korban pernah berpacaran dengan tunangan Siti. Karena kecewa dan marah akibat terus dibanding-bandingkan dengan korban oleh keluarga tunangannya, Siti nekat melakukan tindakan jahat ini.

Siti merasa keluarga tunangannya lebih menyetujui korban untuk menjadi menantunya. Korban sendiri disebutkan bekerja sebagai eksekutif program kurikulum di sebuah sekolah menengah di Singapura. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (12/8/2013).

Hingga pada Februari 2011, Siti melancarkan niat jahatnya dengan mengaku-ngaku sebagai pria yang bekerja sebagai polisi dan menghubungi korban melalui SMS. Siti berpura-pura tertarik dengan korban. Mereka kemudian menjalin hubungan secara online. Siti selalu berkomunikasi dengan korban melalui email dan akun Facebook palsu.

Ketika menjalin hubungan ini, korban mengirimkan foto keluarga beserta 10 buah foto bugil dirinya kepada Siti. Foto-foto ini dikirim via internet dan kemudian disimpan oleh Siti. Selanjutnya, Siti pun mengaku sebagai kekasih polisi tersebut dan melabrak korban untuk mengakhiri hubungannya.

Berlanjut pada Desember 2011, Siti mengirimkan surat ke sekolah menengah yang menjadi tempat bekerja korban. Mengaku sebagai salah satu orang tua murid, Siti menyertakan foto bugil korban dalam surat kepada kepala sekolah.

Parahnya, dalam surat tersebut, Siti mengaku menemukan foto-foto tersebut dalam buku matematika milik anak laki-lakinya. Masih dalam surat tersebut, Siti meminta korban dipecat dari pekerjaannya. Sebagai hasilnya, korban benar-benar dipecat dari pekerjaannya.

Namun kemudian kasus ini terendus polisi dan Siti diadili. Dia dijerat dakwaan memberi keterangan palsu kepada pejabat publik dan menyebarkan foto cabul.

Atas perbuatannya tersebut, Siti terancam hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda SG$ 5 ribu untuk keterangan palsu dan terancam hukuman maksimal 3 bulan penjara dan hukuman denda untuk menyebarkan foto cabul.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%