detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 21/07/2013 08:40 WIB

Apakah Semua Masalah Harus Jokowi?

Mulya Nurbilkis - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Dalam setiap blusukannya, ia mendapat sambutan hangat oleh warga. Semua masalah sepertinya bisa diseleaikan pria asal Solo ini. Namun, apa benar semuanya Jokowi yang turun tangan?

"Pertanyaannya apakah orang di Jakarta hanya percaya dia? Kenapa stafnya saja yang tidak dipercaya?" kata Pengamat Perkotaan, Yayat Supriatna saat dihubungi, Minggu (1/7/2013).

Ia menjelaskan masih banyak warga Jakarta masih belum percaya pada bawahan Jokowi. Terlebih dengan pejabat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Semacam ada krisis kepercayaan dari masyarakat pada pegawai DKI selain Jokowi dan Ahok. Mungkin orang di bawahnya juga dikenal tidak bisa memberi jaminan," terang Yayat.

Selama ini, warga hanya melihat ketokohan Jokowi yang kerap melakukan blusukan ke kampung-kampung warga atau ke lokasi proyek untuk melihat progres pembangunan. Sebut saja proyek Waduk Pluit, Jokowi sudah sangat sering melakukan pertemuan dengan warga bahkan beberapa diantara dipanggil makan siang di Balaikota Jakarta.

"Strukturnya nggak jalan. Yang jalan hanya aktor," ujar dia.

Salah satu penyebabnya karena staf yang ada saat ini masih ada yang berwajah lama dengan pola kerja yang sudah diketahui. Ada juga yang tidak mampu menjalankan perintah yang diberikan Jokowi. Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bil/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%