Minggu, 21/07/2013 08:40 WIB

Apakah Semua Masalah Harus Jokowi?

Mulya Nurbilkis - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Dalam setiap blusukannya, ia mendapat sambutan hangat oleh warga. Semua masalah sepertinya bisa diseleaikan pria asal Solo ini. Namun, apa benar semuanya Jokowi yang turun tangan?

"Pertanyaannya apakah orang di Jakarta hanya percaya dia? Kenapa stafnya saja yang tidak dipercaya?" kata Pengamat Perkotaan, Yayat Supriatna saat dihubungi, Minggu (1/7/2013).

Ia menjelaskan masih banyak warga Jakarta masih belum percaya pada bawahan Jokowi. Terlebih dengan pejabat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Semacam ada krisis kepercayaan dari masyarakat pada pegawai DKI selain Jokowi dan Ahok. Mungkin orang di bawahnya juga dikenal tidak bisa memberi jaminan," terang Yayat.

Selama ini, warga hanya melihat ketokohan Jokowi yang kerap melakukan blusukan ke kampung-kampung warga atau ke lokasi proyek untuk melihat progres pembangunan. Sebut saja proyek Waduk Pluit, Jokowi sudah sangat sering melakukan pertemuan dengan warga bahkan beberapa diantara dipanggil makan siang di Balaikota Jakarta.

"Strukturnya nggak jalan. Yang jalan hanya aktor," ujar dia.

Salah satu penyebabnya karena staf yang ada saat ini masih ada yang berwajah lama dengan pola kerja yang sudah diketahui. Ada juga yang tidak mampu menjalankan perintah yang diberikan Jokowi. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bil/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%