Selasa, 02/07/2013 05:14 WIB

5 Kejanggalan Kasus Dugaan Pemerkosaan Wartawati

Ahmad Toriq - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Lokasi dugaan pemerkosaan (Foto: dok. detikcom)
Jakarta - Polisi masih menelusuri kasus dugaan perkosaan terhadap wartawati sebuah televisi swasta di gang sempit, Jl Raya Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan ada beberapa kejanggalan dalam kasus ini.

Wartawati ini diduga diperkosa di mulut gang samping LIA, Jalan Pramuka, Jakarta Timur pada Kamis (20/6) pukul 18.10 WIB lalu. Hal ini dilaporkan suami korban, setelah menemukan korban tengah menangis di lokasi kejadian. Kepada sang suami, korban mengaku telah diperkosa seseorang yang berbadan tinggi.

Polisi kesulitan mengungkap kasus ini karena minimnya saksi di lokasi kejadian. Selain itu, korban dinilai tidak kooperatif kepada polisi sehingga menyulitkan penyelidikan.

Meski dengan kondisi tersebut, polisi tak patah arang dan tetap menyelidiki kasus ini. Namun dalam perjalanannya, dari pemeriksaan awal, polisi merasa ada beberapa kejanggalan dalam kasus ini.

Berikut beberapa kejanggalan yang ditemukan polisi berdasarkan keterangan Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (1/7/2013):




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%