Detik.com News
Detik.com

Rabu, 26/06/2013 13:24 WIB

Siapa Capres Hanura? Hary Tanoe: Belum Tahu, Belum Kelihatan

M Iqbal - detikNews
Siapa Capres Hanura? Hary Tanoe: Belum Tahu, Belum Kelihatan Wiranto Capres Hanura
Jakarta - Partai Hanura sudah bulat mengusung Wiranto sebagai calon Presiden 2014. Namun, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, punya penilaian sendiri soal capres 2014. Siapa capres yang pantas untuk 2014?

"Belum tahu, belum kelihatan. Kalau media mengangkat mudah-mudahan mengerucut calon yang memenuhi syarat," kata Hary Tanoesoedibjo.

Hal itu disampaikan menjawab pertanyaan apakah Hary Tanoe mendukung pencapresan Wiranto, dalam diskusi 'Peran Media Televisi Mencerdaskan Pemilih di Pemilu 2014' di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakpus, Rabu (26/6/2013).

Hary justru mendorong agar capres yang lahir di Pemilu 2014 adalah capres muda. Ia berharap media dapat mengangkat capres muda tersebut.

"Media harus berani mengangkat potensi-potensi-potensi generasi muda. Media harus berani memunculkan semua potensi calon-calon pemimpin ke depan, latar belakangnya, leadership dan sebagainya," tutur Bos MNC Grup itu.

Menurutnya, dengan media mengangkat capres muda alternatif, maka masyarakat memilih perspektif yang lebih luas sehingga bisa memilih presiden yang tepat.

"Saya juga mengimbau kepada seluruh media karena kita ingin memilih pemimpin yang tepat bagi bangsa, dengan segala permasalahan yang dihadapi beri ruang semaksimal mungkin pada calon-calon yang dianggap potensial," kata Hary.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%