Jumat, 07/06/2013 14:29 WIB

Hari ke-236 Jokowi

Ahok: JIExpo Terserah Bikin Expo Asal Jangan Pakai Nama PRJ

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
dok detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta rupanya semakin bulat hati mengambil alih penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) tahun 2014 dengan tak lagi mengadakan di JIExpo Kemayoran. Pemprov DKI mempersilakan JIExpo mengadakan expo sejenis asal tidak memakai nama PRJ lagi.

"Kalo JIExpo mau bikin expo ya boleh-boleh aja. Kan di Jakarta ini sah-sah aja mau bikin expo-expo kayak gitu. Jakarta Great Sale aja boleh," jelas Wagub DKI Basuki T Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2013).

Pada prinsipnya, imbuh dia, Pemprov DKI akan mengembalikan PRJ seperti dulu, menjadi pesta rakyat.

"Bukannya malah pameran mobil-mobil gitu. Udah gitu masuknya mahal lagi sampe Rp 30 ribu," sindir Ahok.

"Ya terserah kalo JIExpo mau bikin expo, tapi jangan pake nama PRJ. Saya nggak tahu kalau mereka udah bikin, Jakarta Fair mungkin," tambahnya.

Monas menjadi salah satu lokasi alternatif relokasi PRJ, karena biasanya Monas menjadi pusat acara perayaan HUT Jakarta.

"Makanya perlu pertimbangan buat mindahin PRJ ke sana (Monas)," kata Ahok yang berbaju adat betawi ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%