Detik.com News
Detik.com

Senin, 27/05/2013 02:39 WIB

150 Mesin Judi Disita Polisi di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
150 Mesin Judi Disita Polisi di Semarang
Semarang - Rumah mewah nomor 116 di Jl Wahidin Semarang mendadak dikrumuni warga saat melihat sejumlah polisi mendatangi rumah tersebut. Polisi melakukan penggerebekan karena menerima laporan adanya praktek perjudian di rumah dengan pagar tinggi itu.

Suasana rumah saat digrebeg terlihat sepi dari luar. Setelah memasuki pagar rumah di sebelah kiri terparkir sejumlah motor yang menghadap ke sebuah ruangan yang dipenuhi puluhan unit permainan ketangkasan.

Di bagian samping rumah, terparkir puluhan mobil dan motor berbagai merek. Mobil-mobil tersebut adalah milik karyawan tempat permainan ketangkasan dan pelanggannya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djihartono mengatakan, pihaknya bersama Mabes Polri melakukan penggerebekan setelah menerima informasi adanya perjudian di rumah milik S itu. Dari dalam rumah diperiksa 33 karyawan dan 62 pemain.

"Dari penangkapan itu ada barang bukti yang kami lalukan penyitaan diantaranya uang tunai cash 6,216 juta," kata Djihartono di lokasi, Minggu (26/5/2013)

Selain itu, diamankan pula 1 bendel transfer pemain, 73 amplop gaji karyawan, 11 buku pencatatan penukaran koin, 1 bendel slip bukti setoran bank, 1 bendel panduan bertransaksi, dan 1 bendel voucher asli.

"Termasuk telah menyita 150 unit mesin yang dipakai kegiatan perjudian," tandasnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%