detikcom
Sabtu, 25/05/2013 12:05 WIB

Buruh Pabrik Pengolahan Udang Pingsan Keracunan Gas Amoniak

Ghazali Dasuqi - detikNews
Salah satu karyawan dievakuasi/Ghazali D
Situbondo - Puluhan buruh pabrik pengolahan udang, PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP), di Situbondo keracunan gas amoniak. Para buruh yang pingsan sempat terinjak-injak buruh lain yang panik.

"Ini ada kebocoran gas amoniak. Sekarang sedang ditangani," kata Bagian Personalia PT PMMP Situbondo Marwoto Agus kepada wartawan, Sabtu (25/5/2013)..

Dari informasi yang dihimpun, para buruh tiba-tiba ambruk di ruang proses (packing). Mereka diduga mengalami keracunan akibat terjadinya kebocoran gas amoniak di dalam pabrik pengolahan udang itu. Insiden ini membuat para buruh di ruang proses PT PMMP panik hingga saling berebut keluar dari ruangan kerja.

Sejumlah buruh yang jatuh pingsan sempat terinjak-injak karyawan lain yang panik. Proses evakuasi para korban dari dalam ruangan dilakukan karyawan dengan melibatkan polisi dan tim SAR dari BPBD Situbondo. Begitu dikeluarkan, para korban yang semua wanita itu langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan UGD RSU Situbondo.

Dari pantauan detikcom, insiden kebocoran gas membuat suasana di PT PMMP masih didera kepanikan. Hingga pukul 11.23 wib, seluruh buruh masih berkerumun di luar pabrik. Mereka dilarang masuk karena khawatir kebocoran gas amoniak yang dikatakan untuk pendingin udang itu masih ada.

"Tadi waktu disuruh keluar semua karyawan langsung lari. Tas dan sandal saya masih di ruangan, takut mau mengambil ke sana," tukas Sunwati, salah satu buruh.

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab ambruknya puluhan buruh. Hanya saja dugaan sementara akibat kebocoran gas amoniak. Namun pihaknya perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan dugaan tersebut.

"Sekarang kami sedang melokalisir lokasi kejadian. Semua karyawan diminta keluar dari ruangan pabrik. Sementara yang jatuh pingsan sudah dilarikan ke RSU," tandas AKP Sunarto.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close