Detik.com News
Detik.com

Rabu, 22/05/2013 16:03 WIB

Di Kampanye Terakhir Pilgub Jateng, Megawati: Waspadai Money Politic!

Arbi Anugrah - detikNews
Di Kampanye Terakhir Pilgub Jateng, Megawati: Waspadai Money Politic! Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Di hari terakhir masa kampanye Pilgub Jateng, Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri berorasi penuh semangat di Purwokerto, Banyumas. Dia meminta kader mewaspadai money politic di masa tenang.

"Siapa disini yang pernah menerima duit? Kalau ada angkat tangan, dikasih berapa? 20 Ribu? Demokrasi itu membuat kita memang harus memilih. Jadi kalau tidak mau milih Ganjar-Heru, ya milih yang lainnya saja," kata Megawati di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2013).

Selain Megawati, ajakan mewaspadai money politic juga diungkapkan oleh cagub Jateng, Ganjar Pranowo. Ganjar meminta kader dan relawan melakukan ronda malam, karena minggu tenang merupakan waktu yang sangat rawan.

"Besok kita memasuki minggu tenang. Minggu tenang adalah waktu yang paling rawan, rawan money politic, rawan semuanya, jadi patroli, ronda kalau ada yang berseliweran bagi-bagi amplop, bagi duit, tarik, tangkap dan laporkan pada Panwaslu," kata Ganjar di depan ribuan kader.

Anggota DPR ini menjelaskan, dalam masa tenang, kader PDIP dan relawan sudah membuat pasukan-pasukan khusus untuk menjaga TPS dan mengamankan agar tidak terjadi money politic.

"Saya sudah mendengar, bahkan mendapatkan laporan bahwa ada yg sudah membagikan karung, membagikan duit sampai Rp 300 ribu. Saya bilang sama mereka laporkan Panwas, dan tim ini harus bergerak bersama-sama," ujarnya.

Selain menggelar kampanye terakhir di Banyumas, rombongan cagub dan cawagub Jateng Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko juga melakukan kampanye di Kabupaten Cilacap. Pagi tadi, mereka melakukan blusukan ke pasar, pabrik dan rumah sakit di Kabupaten Purbalingga.

Pilgub Jateng akan memasuki masa tenang, Kamis (23/5) besok. Sedangkan pencoblosan digelar, Minggu (26/5) mendatang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(arb/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%