Detik.com News
Detik.com
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB

Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - 3 Siswa SMP di Ciawi, Bogor menyelamatkan kehormatan seorang gadis 14 tahun dari aksi bejat tukang ojek berinisial A (16). 3 Siswa SMP itu, Aziz (15), Abdulrahmah (13), dam Ilham (13) menyerang A dan memukulinya kala melihat A menindih gadis itu di perkebunan.

"Jadi 3 siswa SMP itu lagi melintas di perkebunan. Kemudian mendengar suara teriakan perempuan meminta tolong, mereka melihat A hendak memperkosa korban. Mereka kemudian mencegahnya," jelas Kapolsek Ciawi Kompol Sugianto saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (22/5/2013).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (20/5) siang. Gadis itu sejatinya hendak diantar pulang ke rumahnya. Pacar sang gadis menitipkan dia ke tukang ojek. Tapi di tengah jalan, tukang ojek itu malah belok ke perkebunan dan hendak melakukan upaya pemerkosaan.

Menurut Sugianto, 3 Siswa SMP itu langsung menyerang pelaku yang tengah berada di atas tubuh korban yang menangis dan meronta-ronta.

"Aksi pelaku dicegah para siswa itu. Ya ada pemukulan, tapi tidak parah," jelas Sugianto.

Para siswa SMP itu kemudian membawa pelaku ke satpam perkebunan. Satpam bersama warga membawa pelaku ke Polsek Ciawi.

"Korban sudah bersama orang tuanya, tidak ada pemerkosaan. Jadi hanya upaya percobaan saja," tutur Sugianto.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%