detikcom
Kamis, 16/05/2013 15:14 WIB

Pilkada Bali

Panwaslu: Ada 2 Warga Coblos 100 Surat Suara, Pencoblosan Harus Diulang

Gede Suardana - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Denpasar - Panwaslu Bali menemukan dugaan pelanggaran di Pilkada Bali. Seorang warga dan ketua KPPS terindikasi mencoblos 100 surat suara. Panwaslu meminta diadakan pencoblosan ulang di TPS tersebut.

Ketua Panwaslu Bali Made Wena mengatakan kasus pencoblosan 100 surat suara terjadi di TPS 3, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng.

"Seorang warga dan Ketua KPPS ikut mencoblos 100 surat suara di satu bilik," kata Wena saat jumpa pers di kantornya, Kamis (16/5/2013).

Kecurigaan itu muncul setelah ditemukan kelebihan 100 surat suara di TPS tersebut. Jumlah surat suara di TPS itu sebanyak 341 buah, namun setelah dilakukan penghitungan akhir, surat suara menjadi 441 buah.

"Kejadian itu telah memenuhi unsur pidana pemilu," ujarnya.

Panwaslu Bali merekomendasikan pencoblosan ulang di TPS 3 Desa Bungkulan Kecamatan Sawan, yang harus direalisasikan dalam jangka waktu 7 hari ke depan atau paling lambat tanggal 22 Mei 2013.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gds/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%