Kamis, 16/05/2013 09:19 WIB

Pilkada Bali, Dua Kubu Saling Klaim Jadi Pemenang

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Pilkada Bali 2013 berlangsung ketat dengan perbedaan suara yang sangat tipis. Kedua kubu pun mengklaim masing-masing menjadi pemenang.

Kubu pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar mengklaim unggul dalam perhitungan suara secara manual yang dilakukannya. Mereka mengklaim menjadi pemenang dengan perolehan suara 51,68% sedangkan lawannya jago PDIP AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan memperoleh suara 48,32%.

Sementara, sebelumnya jago PDIP ini juga mengklaim menjadi pemenang dengan perolehan suara 50,7% sedangkan pasangan Pastika-Sudikerta hanya 49,3%.

"Dari penghitungan manual, pasangan kami, Pastika-Sudikerta unggul," kata Ketua Tim pemenangan Pastika-Sudikerta, Made Mudarta, Kamis (16/5/2013).

Sementara itu, hasil quick qount yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan Puspayoga unggul dengan raihan 50,31 persen suara. Sedangkan Made Mangku Pastika 49,69 persen suara.

Siapa pemenangnya? Tunggu saja hasil rekapitulasi suara oleh KPUD Bali.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gds/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%