Kamis, 02/05/2013 19:09 WIB

Virus Seperti SARS Serang Arab Saudi, 5 Warga Meninggal

BBCIndonesia.com - detikNews
Virus


Badan Kesehatan Dunia mengatakan sedang memantau perkembangan virus di Arab Saudi.

Para pejabat mengatakan lima orang di Arab Saudi meninggal dunia akibat virus seperti SARS sementara dua orang lainnya sakit.

Tujuh kasus virus yang disebut novel coronavirus (NCoV) itu muncul di wilayah Provinsi al-Ahsa, bagian timur Arab Saudi.

Virus NCoV menyebabkan pasien mengalami pneumonia dan kadang-kadang gagal ginjal. Virus ini berasal dari keluarga yang sama dengan virus yang menyebabkan wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang terjadi di Asia pada 2003.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi, seperti dilaporkan oleh kantor berita SPA, mengatakan pihaknya menempuh "semua langkah pencegahan bagi orang-orang yang berhubungan dengan mereka yang terinfeksi".


Kasus dilaporkan



Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah mengambil sampel darah mereka untuk mengetahui apakah mereka tertular.

Namun Kementerian Kesehatan Arab Saudi tidak merinci berapa jumlah orang yang menjalani pemeriksaan.

Pada Maret lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah menerima laporan adanya 17 kasus NCoV di sejumlah negara, termasuk 11 kematian. Kasus-kasus ini antara lain terdeteksi di Arab Saudi, Yordania, Jerman dan Inggris.

Menurut WHO, kematian terbaru akibat NCoV menimpa seorang laki-laki berusia 73 tahun dari Uni Emirat Arab pada Maret 2013.

Laporan-laporan menyebutkan sumber pasti virus sejauh ini belum jelas. Teori yang berkembang menyebutkan virus berasal dari hewan.


(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%