Detik.com News
Detik.com
Selasa, 30/04/2013 15:55 WIB

Dalam Syarat Pencalegan, Susno Nyatakan Tak Pernah Dipidana

M Iqbal - detikNews
Dalam Syarat Pencalegan, Susno Nyatakan Tak Pernah Dipidana Susno Duadji,
Jakarta - Terpidana korupsi Susno Duadji diusung sebagai bakal caleg oleh Partai Bulang Bintang (PBB) dari Dapil Jawa Barat I. Dalam formulir persyaratan yang diserahkan ke KPU, mantan Kabareskrim itu menyerahkan formulir yang menyatakan dirinya tidak pernah dipidana.

Sebagaimana dikutip dari tanda terima daftar bakal calon yang dipublikasikan oleh KPU, Selasa (30/4/2013), Susno Duadji melengkapi seluruh berkas persyaratan sebagaimana ketentuan KPU. Ada yang menarik, Susno juga menyertakan formulir bahwa dirinya tak pernah dipidana.

Formulir itu disebut sebagai Model BB-1 yaitu surat pernyataan tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Namun, Susno tak melampirkan formulir berikutnya Model BB-2 yaitu surat keterangan Kalapas tentang berakhirnya masa menjalani pidana bagi bakal caleg yang pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Termasuk Susno tak menyerahkan Bukti Surat Kabar yang menyatakan dirinya mantan narapidana dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Padahal, bagi terpidana syarat ini termasuk formulir BB-5 wajib diserahkan ke KPU.

Sementara formulir lainnya telah dipenuhi oleh Susno, seperti Model BB-3 surat pernyataan kesediaan untuk bekerja penuh waktu apabila terpilih sebagai anggota DPR.

Kemudian BB-8 surat pernyataan kesediaan bakal caleg untuk tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat, notaris, PPAT atau pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan denga keuangan negara dan pekerjaan lain yang menimbulkan konflik kepentingan.

BB-9 surat pernyataan bersedian tidak merangkap jabatan sebagai pejabat negara lain, direksi, komisaris, dan karyawan BUM/BUMD dan badan lain yang anggaranya bersumber dari keuangan negara.

BB-10 surat pernyataan menjadi bakal caleg hanya dicalonkan oleh 1 partai politik untuk 1 lembaga perwakilan dan 1 daerah pemilihan dan BB-11 yaitu daftar riwayat hidup bakal caleg DPR.

Begitu juga surat keterangan lain yang telah dilengkapi oleh Susno, yaitu surat keterngan terdaftar sebagi pemilih, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat keterangan bebas narkoba termasuk menyertakan ijazah, KTP, KTA dan pas foto.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%