detikcom
Minggu, 28/04/2013 03:40 WIB

Pulang Perpisahan UN, Siswi SMP Tewas Tergilas Truk Tangki Pertamina

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Tanjungpinang, - Nasib malang menimpa Ine siswi SMP 6 Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Baru saja pulang perpisahan karena usai melaksanakan UN, dia tewas tergilas truk tangki Pertamina.

Peristiwa ini terjadi di Tanjungpinang, Sabtu (27/4/2013) sore tadi. Korban saat itu baru saja pulang dalam acara perpisahan di sekolahnya. Usai melaksanakan perpisahan, korban pun pulang dengan sepeda motornya Yamaha Mio.

Di perjalanan, dari arah berlawanan melintas truk tangki Pertamina yang mengarah ke Sikijang. Tujuan truk ini ingin mengisi BBM di SPBU di kawasan Sikijang. Korban rupanya melaju kencang seperti tak terkendali.

"Melihat hal itu, truk tangki Pertamina ini sempat buang badan ke kiri. Namun rupanya pengendara sepeda motor itu tetap menyenggol truk tersebut," kata Purwaji warga sekitar kejadian dalam perbincangan dengan detikcom.

Masih menuru Purwaji, sepeda motor tersebut ketika menyenggol truk Pertamina langsung terjatuh. Truk masih terlihat berjalan dana kaki korban tergilas ban bagian belakang. Saat terjatuh kepala korban terbentuk ke aspal.

"Korban tewas ditempat. Tak lama pihak kepolisian datang. Dan korban dilarikan ke rumah sakit umum," kata Purwaji.

Dalam peristiwa ini, pihak kepolisian setempat lantas mengamankan truk tangki berserta sopirnya.

"Dari warga sekitar diketahui, korban ini baru pulang acara perpisahaan karena baru selesai melaksanakan UN," tutup Purwaji.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(cha/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%