Detik.com News
Detik.com
Senin, 22/04/2013 01:32 WIB

Truk Bermuatan Batubara Terguling di Tomang

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jakarta malam ini. Sebuah truk yang mengangkut batubara terguling di perempatan Tomang, Jakarta Barat.

Truk nahas ini terguling di sekitaran perempatan Tomang, Senin (22/4/2013) sekitar pukul 00.30 WIB yang mengarah ke Semanggi.

"Kecelakaan Truk B 9038 TYT bermuatan batubara terguling di Perempatan Tomang Jl. S Parman," tulis akun twitter milik Polda Metro Jaya.

Badan truk sebesar ini terguling ke sebelah kiri. Sebagian besar muatan truk ini pun berhamburan ke jalanan.

Akibatnya lalu lintas di kawasan ini menjadi tersendat. Sejumlah pengendara terlihat melambatkan laju kendaraannya.

Sejumlah kecelakaan juga terjadi di jalan tol Cikampek. Di tol Cikarang mengarah ke Cikampek, tepatnya di KM 35, Daihatsu Xenia B 1161 PB mengalami kecelakaan tunggal.

Di KM 70 tol Cikampek arah ke Jakarta juga sebuah mobil Isuzu Elf D 7992 AJ terguling. Seluruh kejadian itu sudah dalam penanganan petugas.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%