detikcom
Sabtu, 20/04/2013 00:10 WIB

Demokrat Rencanakan Gelar Konvensi Capres Agustus 2013

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Petinggi Partai Demokrat menggelar pertemuan di Cibubur untuk mendengar arahan Susilo Bambang Yudhoyono tentang rencana partai ke depan, salah satunya konvensi. Pagelaran penentuan calon presiden ini direncanakan akan digelar bulan Agustus 2013.

"Masalah konvensi itu akan dimulai pada bulan Agustus kemudian selama 4 bulan ada debat di antara kandidat, kemudian akan disampaikan siapa yang akan disung Partai Demokrat," kata anggota Majelis Tinggi Marzuki Alie, usai pertemuan di Rafflesia Hills, Cibubur, Jumat (19/4/2013) malam.

Menurutnya, sebelum konvensi digelar, akan diadakan primary konvensi untuk menjaring sejumlah kandidat yang dinilai bisa menjadi calon presiden dari Partai Demokrat.

"Sekitar bulan Juni Juli akan dibentuk komite seleksi, menentukan siapa yang akan ikut dalam primary konvensi karena tidak semua orang bisa mndftar," ungkap ketua DPR itu.

"Komite itu dari majelis tinggi," lanjutnya.

Marzuki menuturkan, dalam primary konvensi itu tiap kandidat diberi kesempatan untuk memaparkan visi misinya mengenai bangsa dan negara, kemudian akan digelar juga debat untuk mempertajam hal ini.

"Debat antar kandidat sehingga masyarakat akan mengikuti terus. Semua yang masuk dalam primary tadi ikut dalam debat itu," tuturnya


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%