Selasa, 26/03/2013 01:20 WIB

Over Dosis, Armando Tewas di Pinggir Jalan di Palmerah

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Sesosok mayat ditemukan tanpa luka ditemukan di Jalan Ks Tubun RT2 RW3 Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Diduga korban meninggal karena over dosis (OD).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Bambang Handoko, Korban merupakan seorang mahasiswa bernama Armando R.Q (26). Korban beralamat di Bugel Indah blok A6/1 RT4 RW10 Bugel, Karawaci, Tangerang. Pada saat ditemukan tidak ditemukan luka pada tubuh korban.

"Diduga meninggal karena OD," ujar Bambang kepada wartawan, Senin (25/3/2013) malam.

Bambang mengatakan, saat ditemukan korban mengenakan celana pendek bermotif batik dengan kaos warna coklat serta jaket hitam. Saat ditemukan korban juga tidak menggunakan alas kaki.

"Di kaki kanan dan kiri kita temukan ada tatto," ujarnya.

Bambang menambahkan, sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini. Dan korban saat ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

"Korban sudah di RSCM untuk di otopsi," imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(spt/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%