Minggu, 17/03/2013 00:56 WIB

Truk Gas Terguling di Cipularang, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Puncak

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Dampak kecelakaan truk gas yang terguling di KM 100 Tol Cipularang arah Bandung, kemacetan mulai terjadi di KM 82-83 arah exit Tol Jatiluhur. Akibatnya kendaraan dialihkan rutenya ke ruas Puncak, Bogor.

"Kepadatan hampir 1 KM dan bisa bertambah terus karena akhir pekan. Otomatis lebih baik untuk yang tujuan Bandung dari Jakarta Selatan untuk mengarah ke jalur puncak," ujar Mulyana, Petugas Senkom Jasa Marga kepada detikcom, Minggu (17/3/2013).

Saat ini petugas masih mengevakuasi truk bermuatan gas seberat 15 ribu kilo liter. Karena terdapat tumpahan gas di jalanan tol.

"Masih dalam penanganan petugas untuk menambal bocor di gasnya, namun kita belum mengetahui jenis gasnya," ungkap Mulyana.

Akibat kecelakaan ini satu pengemudi truk bernama Rahman (39) warga Cikalong Wetan, Bandung Barat mengalami luka ringan, sedangkan Pepen Effendi (43) kernet truk, warga Padalarang mengalami luka berat. Saat ini kedua korban dirujuk ke rumah sakit Thamrin, Purwakarta, Jawa Barat.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndu/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%