detikcom
Jumat, 15/03/2013 07:16 WIB

3 Korban Vios Terbalik Dirawat Intensif di RS Polri Kramat Jati

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Kecelakaan tunggal mobil Toyota Vios bernopol N 1463 AO yang terbalik di KM 3.800 Tol Cililitan melukai 3 korban. Saat ini ketiga korban masih dirawat intensif di RS Kramat Jati.

"Korban dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk perawat," kata petugas piket Jasa Marga, Leni saat dihubungi, Jumat (15/3/2013).

Leni mengatakan, ketiga korban tersebut yakni Dinda (20), Dewi Puba (14) dan Naya (3). Dinda mengalami luka cukup serius sedangkan Dewi dan sang balita Naya luka ringan.

"Dinda rumahnya di Mangga Besar Jakarta, sedang Dewi dan Naya warga Bogor," ucap Leni.

Leni mengatakan, mobil tersebut terbalik saat sedang melaju di Tol Cililitan arah Cawang. Karena kurang antisipasi akhirnya keluar jalan kemudian menabrak badan jalan dan masuk ke parit. Kecelakaan tunggal ini terjadi pada pukul 02.15 WIB.

"Sedan di TKP kurang antisipasi, jadinya terbalik roda diatas,' ujarnya.

Sementara itu TMC Polda Metro Jaya melalui akun twitternya menyebutkan ada 4 korban dalam insiden tersebut. Satu korban tambahan bernama Bio (27). Identitas 3 korban lainnya sama dengan data dari Jasa Marga.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(slm/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%