Detik.com News
Detik.com
Senin, 11/03/2013 11:51 WIB

Hari ke-147 Jokowi

Ahok: Lawan Premanisme dengan Pekerjaan

Danu Damarjati - detikNews
 Ahok: Lawan Premanisme dengan Pekerjaan
Jakarta - Membuka lapangan kerja. Itulah salah satu solusi Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatasi premanisme. Karena itulah Ahok membangun banyak pasar.

"Lawan premanisme dengan pekerjaan. Makanya kita bangun banyak pasar agar orang bisa banyak kerja. Semua orang nggak akan mau jadi tukang nodong kok," kata Ahok saat ditanya cara mengatasi premanisme, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2013).

Ahok berpendapat pemberantasan premanisme, termasuk kelompok Hercules, merupakan wewenang kepolisian.

"Itu urusan kepolisian. Kita nggak bisa (menertibkan premanisme), bukan wilayah kita," ujar Ahok.

Sejauh ini Satpol PP kerjanya gimana? "Sejauh ini untuk menertibkan (premanisme), kita tidak pakai Satpol PP," katanya.

Berdasar aturan Pemprov, tugas Satpol antara lain menertibkan bangunan ilegal. "Orang udah tahu salahnya juga, maklum kan. Kita tertibkan aja," jawab Ahok.

(aan/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%