detikcom

Selasa, 26/02/2013 11:22 WIB

Hidayat: Menang di Pilkada Jabar, PKS Optimis Hadapi Pemilu 2014

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Kemenangan pasangan cagub-cawagub Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar disambut baik oleh PKS. Kini partai berlambang bulan sabit kembar itu pun optimis menatap Pilkada Sumut dan Pemilu 2014.

"Kami memang memprogramkan untuk memberikan jawaban konkret kepada yang mengatakan seolah-olah PKS sudah habis, hancur lebur, dengan kemenangan di Pilkada," kata Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nur Wahid, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/2013).

Hidayat mengatakan kemenangan di Pilkada Jabar membuktikan bahwa PKS belum habis. Bahkan mantan Ketua MPR itu meyakini PKS juga melanjutkan kemenangan di Pilkada Sumut.

"Ini membuktikan bahwa PKS sebagai partai Islam tidak habis. Kemenangan di Pilkada Jabar memberi bukti kepada kader bahwa PKS solid, dan kemenangan akan terjadi juga, insya Allah, di Sumatera Utara," ujar Hidayat.

Jika menang di Pilkada Sumut, PKS akan lebih optimis menatap Pemilu 2014. Target PKS pun tak berubah, tetap masuk tiga besar.

"Insya Allah kami optimis," imbuh suami dr Diana itu.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/van)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%