detikcom
Rabu, 20/02/2013 20:35 WIB

Kampanye Pilgub Sumut Digelar, Para Cagub Tebar Janji

Khairul Ikhwan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Medan - Kampanye Cagub-Cawagub Sumut dimulai. Pada kampanye perdana, semua pasang calon sudah menebar janji. Semua pasangan berjanji akan melakukan perubahan untuk kemajuan Sumut.

Di Kota Medan, Rabu (20/2/2013) pasangan nomor urut empat yang diusung Partai Demokrat, Amri Tambunan dan RE Nainggolan menggelar kegiatan kampanye di Lapangan Sepak Bola, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Di hadapan sekitar 2.000 pendukungnya, pasangan ini berjanji akan memberikan kontribusi bagi pembangunan. Berbagai kemajuan akan diperoleh Sumut, jika pasangan ini memenangi Pilgub.

"Kita akan membuat Sumut menjadi lebih baik," kata Amri Tambunan yang disambut yel-yel para pendukungnya.

Sementara pasangan nomor urut lima yang diusung PKS dan Hanura, Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi (GanTeng) menggelar rapat umum terbuka di Stadion HM Nurdin Nasution, Jalan Melati, Kota Padang Sidimpuan.

Di hadapan sekitar 15 ribu pendukungnya, pasangan incumbent ini berjanji akan mengedepankan penyiapan akses jalan dan pendidikan gratis di Sumut di masa mendatang.

"Kami tidak mengumbar janji tapi lihat apa yang telah kami buat selama ini. Keberhasilan itu akan kami lanjutkan demi percepatan pembangunan ekonomi sumut dan tentunya itu semua butuh dukungan masyarakat semuanya," kata Gatot dalam orasi politiknya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%