detikcom

Selasa, 12/02/2013 17:48 WIB

Korut Uji Coba Nuklir, Iran Serukan Semua Senjata Nuklir Dihancurkan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ramin Mehmanparast (Press TV)
Teheran, - Mengabaikan seruan internasional, Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba nuklir. Menanggapi tindakan Korut tersebut, pemerintah Iran menyerukan penghancuran semua senjata nuklir di dunia.

"Kita perlu sampai ke titik di mana tak ada negara yang memiliki satu senjata nuklir pun dan pada saat yang sama, semua senjata pemusnah massal dan senjata nuklir perlu dihancurkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/2/2013).

"Di saat yang sama, semua negara harusnya berhak menggunakan aktivitas nuklir untuk tujuan damai," tandaspejabat tinggi Iran itu.

Iran telah dijatuhi berbagai sanksi internasional dikarenakan program nuklirnya. Negara-negara Barat bersikeras bahwa lewat program nuklirnya itu, Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata nuklir. Namun hal ini berulang kali dibantah pemerintah Iran yang menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.

Media resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA) membenarkan pihaknya telah melakukan uji coba nuklir hari ini. Disebutkan KCNA, uji coba ini menggunakan perangkat yang berukuran lebih kecil namun memiliki daya ledak lebih besar dari yang digunakan dalam uji coba sebelumnya.

Uji coba nuklir ini merupakan yang pertama kali dilakukan di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un. Namun jika dirunut secara keseluruhan, uji coba ini merupakan yang ketiga kali dilakukan oleh negara komunis tersebut.

Korut pernah melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006 dan 2009 lalu. Kedua uji coba tersebut akhirnya memicu sanksi tegas dari PBB dan negara-negara Barat.




Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
50%
Kontra
50%