detikcom
Kamis, 30/08/2012 03:41 WIB

Kronologi Bentrok Berdarah Kelompok John Kei Vs Hercules di Cengkareng

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Bentrok antara dua kelompok di Cengkareng Barat terkait pengambil alihan kekuasaan tanah. Kejadian tersebut disebabkan perebutan kekuasaan di lahan tanah PT. Sabar Ganda yang beralamat di Jl Cengkareng Kamal, Rt 02/07, Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

Menurut Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Rikwanto kejadian bermula ketika sekitar 100 orang kelompok John Kei mendatangi PT Sabar Ganda, Rabu (29/8). Pada saat itu PT Sabar Ganda tengah dijaga oleh 10 orang dari kelompok Hercules.

"Pada saat itu kelompok Hercules yang keluar lokasi dan terjadi tawuran antara kedua belah pihak, namun hal tersebut langsung dihalau anggota Polsek Cengkareng. Kelompok John Kei berhasil menguasai lokasi sementara kelompok Hercules yang terusir menghimpun kekuatan dari luar pagar," ujar Rikwanto dalam pesan singkat, Rabu (29/8/2012).

Berikut kronologi kejadian setelah insiden awal seperti yang dikemukakan Rikwanto di atas.

12.30 WIB
Martin, Kuasa Hukum kelompok Hercules datang ke lokasi dan langsung berbicara dengan Patrialis pimpinan kelompok John Kei. Dalam pertemuan itu turut hadir Waka Polsek Cengkareng dan Danramil Cengkareng. Pada saat itu kedua belah pihak sepakat dan bersedia mengosongkan lahan serta diselesaikan secara hukum ( Lahan dalam status Quo).

13.00 WIB
Kedua kelompok kembali tawuran namun berhasil dilokalisir oleh personil Polres Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng.

13.30 WIB
Terjadi lagi penyerangan oleh kelompok Hercules yang ada di luar lahan yang diperebutkan terhadap kelompok John Kei yang telah menguasai lahan tersebut di dalam lokasi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/fjp)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close