detikcom
Sabtu, 28/07/2012 11:44 WIB

Koordinator Satwa Liar: Paus Terdampar Karena Aktivitas Pengeboran Pantai

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Paus berbobot sekitar 2 ton terdampar di bibir Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Paus terdampar karena adanya aktivitas pengeboran pantai.

"Kemungkinan paus terdampar karena ada aktivitas pengeboran pantai," ujar Koordinator Satwa Liar Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Iben, kepada detikcom, Sabtu (28/7/2012).

Menurut Iben, paus menggunakan sonarnya yang peka untuk navigasi dan mencari makanan. Salah satu aktivitas seperti pengeboran pantai dapat menyebabkan kesalahan arah dan kesulitan dalam sistem sonar paus.

"Jadi sonar paus terganggu," kata Iben.

Sebelumnya, paus terdampar sejak Rabu (25/7) lalu. Sejak Kamis (26/7) paus dievakuasi, selalu menemui kegagalan.

Bahkan evakuasi hari ini juga belum berhasil karena beratnya bobot paus. Sementara kondisi paus hingga kini masih hidup namun kelelahan. JAAN tidak berani memberi makan paus karena khawatir terkena paru-paru untuk fungsi pernafasannya. Kemungkinan bertahan hidup dengan makan ikan kecil dari sekitar lokasi terdamparnya paus.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(nik/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000