Artalyta Siap Diperiksa KPK di Singapura

Artalyta Siap Diperiksa KPK di Singapura

- detikNews
Kamis, 19 Jul 2012 15:55 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa pengusaha Artalyta Suryani (Ayin) di Singapura. Ayin mengaku siap diperiksa sebagai saksi oleh KPK dalam kasus dugaan suap Bupati Buol.

"Demi kelancaran penyikan, saya siap dimintai keterangan di Singapura," kata Ayin lewat pesan singkatnya yang diterima detikcom, Kamis (19/7/2012).

Ayin siap untuk memberi keterangan kepada penyidik terkait perkara suap tersebut. Ia ingin supaya kasus ini bisa cepat selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agar semuanya menjadi clear dan tidak menjadi polemik," lanjut Ayin.

Sebelumnya, KPK membuka peluang untuk mengirimkan penyidik ke Singapura untuk memeriksa Ayin. "Kemungkinan itu bisa," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi.

KPK sudah memastikan jika Ayin memang tengah di rawat di sebuah rumah sakit di Singapura. "Kami sudah dapat konfirmasi bahwa yang bersangkutan sedang sakit di Singapura," tandasnya.

Ayin sudah ada di Singapura sejak 22 Juni lalu. Bulan lalu Ayin mengaku mengalami sakit di bagian leher. Untuk mengeceknya, Ayin pun terbang ke Singapura.

Senin (16/7) kemarin, Ayin seharusnya akan dperiksa sebagai saksi dalam kasus suap Bupati Buol, Amran Batalipu. Namun karena Ayin mengaku sakit, pemeriksaan pun batal dilakukan.

Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, dan Kirana Wijaya. Dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya, Bupati Buol Amran Batalipu dan 3 orang dari PT HardayaInti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn.

KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka terkait kasus Buol ini. Diduga Bupati Buoldiberi suap oleh Yani Ansori dan Gondo Sujono. Kedua nama terakhir adalah pegawai PT Hardaya Inti Plantations.

(mok/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads