Rabu, 18/07/2012 13:20 WIB
Warga Gugat Foke & SBY Soal Macet: Jangan Dijadikan Jargon Politik Saja
"Jika permohonan dikabulkan maka siapapun gubernurnya harus bisa membebaskan Jakarta dari macet. Isu macet jangan dijadikan jargon dan dagangan politik saja," kata Ngurah Anditya saat berbincang dengan detikcom, Rabu (18/7/2012).
Ngurah tidak peduli siapapun gubernurnya asalkan bisa membereskan kemacetan Jakarta. Sebab yang dia gugat adalah jabatan publik, bukan personal. Selain itu Ngurah pun menggugat 10 partai yang saat ini masih duduk di kursi DPRD sebagai bukti mereka tidak ditunggangi siapapun.
"Siapapun yang jadi Gubernur silahkan saja namun harus bisa memenuhi janji untuk menyelesaikan macet," papar Ngurah.
Saat ini mereka sedang menunggu sidang di PN Jakpus dengan agenda mendengarkan putusan sela. Apakah gugatan mereka dilanjutkan menuju pokok perkara atau tidak diterima. "Kami optimis diterima sebab ini mewakili kepentingan masyarakat umum. Jika Jakarta bebas macet, bukan hanya masyarakat yang senang, Presiden dan Gubernurnya pasti juga nyaman bepergian ke mana-mana," ujar Ngurah.
Dalam permohonan citizen law suit ini, mereka meminta presiden dan gubernur membuat 8 kebijakan menanggulangi macet. Mereka tidak menuntut gugatan dalam besaran uang karena gugatannya menggunakan citizen law suit.
"Saya dari Kuningan ke PN masak 1 jam. Padahal kalau tidak macet kurang dari 30 menit. Tadi tertahan di Bundaran HI karena tepat jam makan siang. Ini kan sudah keterlaluan," tandas Ngurah.
Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv
(asp/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this. -
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
0 share this. -
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
0 share this. -
Rekapitulasi KPUD se-Bali, Pastika Unggul Tipis
0 share this. -
Bambang Darmono: Teriakan Benny Wenda Tak Ada Apa-apanya
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 08:48 WIB
Ada Sedan Terbakar di Tol Jagorawi, Lalin Tersendat
-
Jumat, 24/05/2013 08:29 WIB
Network Switching di Cengkareng Alami Gangguan, Garuda Minta Maaf
-
Jumat, 24/05/2013 08:24 WIB
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
-
Jumat, 24/05/2013 07:51 WIB
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
-
Jumat, 24/05/2013 07:40 WIB
Pilkada Bali, Kubu Pastika Klaim Unggul Tipis
-
Jumat, 24/05/2013 07:00 WIB
Bambang Darmono: Teriakan Benny Wenda Tak Ada Apa-apanya
-
Jumat, 24/05/2013 07:40 WIB
Pilkada Bali, Kubu Pastika Klaim Unggul Tipis
-
Jumat, 24/05/2013 07:51 WIB
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
-
Jumat, 24/05/2013 07:01 WIB
Pelapor Kasus Simulator SIM Jadi Saksi untuk Irjen Djoko
-
Jumat, 24/05/2013 07:06 WIB
Mobil Travel Terguling di Tol Karawang Barat, Arus Lalu Lintas Macet
-
Jumat, 24/05/2013 06:32 WIB
Jelang Pengumuman UN SMA, KPAI: Stop Coret Baju!
-
Jumat, 24/05/2013 08:24 WIB
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
-
Jumat, 24/05/2013 08:29 WIB
Network Switching di Cengkareng Alami Gangguan, Garuda Minta Maaf
-
581 Komentar
-
363 Komentar
-
218 Komentar
-
216 Komentar
-
202 Komentar
-
145 Komentar
-
139 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 22:59 WIB
Nonton Sang Kyai, Boediono: Kekuasaan Timbulkan Kesombongan
-
Kamis, 23/05/2013 22:39 WIB
Dana Rp 2 M Ditransfer ke Rekening Fathanah Atas Permintaan Walikota Makassar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
