Selasa, 03/07/2012 01:37 WIB

Perang Geng Motor Gede di Sydney Hampir Tewaskan Bayi

Rachmadin Ismail - detikNews
Skynews
Sydney - Peperangan antar-geng motor besar di Sydney, Australia, mulai mengkhawatirkan. Warga yang tak berdosa, termasuk bayi, hampir jadi korban.

Sejak dua bulan terakhir, angka kekerasan geng motor di Sydney memang meningkat. Untuk tahun ini saja, terjadi 60 kali peristiwa penembakan di jalanan.

Asisten Komisioner Polisi Sydney, Mal Lanyon mengatakan, kelompok geng motor itu memang bagian dari sejarah kriminal di Australia. "Kami mengklasifikasikan grup tersebut sebagai kriminal," kata Lanyon kepada Sky News, Selasa (3/7/2012).

"Ada sejumlah isu yang melatarbelakangi insiden ini, di antaranya persaingan narkoba dan perselisihan antar-anggota," sambngnya.

Kasus terakhir yang menjadi perhatian publik di negeri Kanguru adalah peristiwa penembakan di kediaman seorang bayi berumur dua bulan. Anak kecil itu nyaris tewas terkena sambaran peluru dari anggota geng yang sedang berperang. Untunglah dia berhasil diselamatkan.

Kepolisian New South Wales saat ini sedang menelusuri bisnis dan markas para anggota geng. Aturan perundangan juga sedang digodok oleh pemerintah khusus mengenai geng motor.


Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(mad/rvk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    61%
    Kontra
    39%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel