Sabtu, 30/06/2012 02:02 WIB

1 Napi yang Ditangkap BNN Diduga Pemilik 1,4 Juta Ekstasi

Andri Haryanto - detikNews
Barang bukti ekstasi yang diselundupkan dari Cina
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 3 narapidana di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur terkait pengungkapan penyelundupan 1,4 juta pil ekstasi dari Cina. Salah satu napi diduga menjadi pemilik pil ekstasi yang diselundupkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir Mei 2012.

"Dari 3 tersangka yang ditangkap, mereka pengendali dan juga pemilik," ujar Kepala Badan Penindakan Badan Narkotika Nasional Benny Mamoto kepada wartawan di Rutan Cipinang, Jaktim, Sabtu (30/6/2012) dini hari.

Ketiga napi yang ditangkap berinisial FB, CH dan BW. Mereka adalah narapidana kasus narkoba. Namun Benny tidak menyebut siapa diantara ketiganya yang diduga menjadi pemilik dari 1,4 juta pil ekstasi

"FB (ditangkap) di blok Amazon, dan dua lainnya di blok Citarum," sebutnya.

Benny menjelaskan, ketiga tersangka lansung bertransaksi dengan penyedia narkoba di Cina. Bagaimana pola transaksi yang dilakukan, Benny tidak merincinya. "Mereka langsung komunikasi dengan yang di Cina"

Dalam penangkapan ini, petugas BNN juga menyita barang bukti yakni 4 unit telepon genggam dari tangan tersangka. Saat ini ketiganya dibawa ke Markas BNN di Jalan MT Haryono, Jaktim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami harus kroscek dengan 9 tersangka yang sudah ditangkap," tutup Benny.


(ahy/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel