detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 07/05/2012 14:16 WIB

KNKT: Kelalaian Pilot, Penyebab Jatuhnya Pesawat Merpati MA 60 di Kaimana

Rivki - detikNews
Merpati MA-60
Jakarta - Masih ingat dengan insiden jatuhnya pesawat Merpati jenis MA-60 di Teluk Kaimana, Papua Barat 1 tahun lalu? Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya menyelesaikan investigasi terhadap kecelakaan pesawat Merpati tersebut yang terjadi 7 Mei 2011 silam. Hasilnya, kecelakaan itu disebabkan kelalaian pilot.

"Disebabkan karena faktor kordinasi pilot dengan awak pesawat," kata Ketua KNKT, Tatang Kurniadi, saat jumpa pers di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (7/5/2012).

Menurut Tatang, saat kecelakaan tersebut jarak pandang hanya 2 kilometer. Namun, pilot menggunakan sistem Visual Flight Rules (VFR). Padahal dalam kondisi itu tidak memenuhi syarat untuk gunakan sistem tersebut.

"Penyelidikan mendapatkan pesawat diterbangkan dengan menggunakan aturan VFR, dan dalam kondisi jarak pandang itu, tidak memenuhi syarat," ungkapnya.

Saat disinggung soal kelayakan pesawat Merpati buatan Cina tersebut, Tatang menyangkal. Menurutnya, pesawat jenis MA 60 buatan Xian Air Craft tersebut tidak bermasalah.

"Pesawat memenuhi standar, mereka ada sertifikat, dan tidak ada tanda-tanda kerusakaan pesawat. Kesalahan banyak dari pengendalinya saja," pungkas Tatang.

Tatang mengatakan kalau KNKT juga telah mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi kepada pihak Merpati. Dan meminta agar perusahaan Xian Air Craft mengeluarkan pedoman manual dalam bahasa Inggris

"Selain itu kedua pilot juga memiliki jam terbang yang sedikit. Kita rekomendasikan PT Merpati Nusantara untuk meningkatkan manajemen pelatihan," paparnya.

Sebelumnya pesawat Merpati jenis MA 60 dengan nomor penerbangan MZ-8968 jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat, pada 7 Mei 2011. 26 Orang penumpang termasuk 2 pilot dan 2 awak kabin tewas.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close