detikcom
Senin, 07/05/2012 04:16 WIB

Wow! Ada Buku Berisi Rangkuman Prestasi Foke Selama Jadi Gubernur

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Sebuah buku berwarna orange tersebar ke tangan warga yang tinggal di sekitaran Utan Kayu, Jakarta Timur. Buku yang besarnya mirip seperti sebuah majalah ini berisi rangkuman prestasi Fauzi Bowo selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Dibagi-bagiin sejak minggu lalu, nggak tahu juga siapa yang bagiin," ujar salah seorang warga, Astrid, kepada detikcom, Senin (7/5/2012).

Buku itu berjudul 'Rangkuman Prestasi Fauzi Bowo Sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2007-2012'. Yang menarik, gambar sampul buku ini justru terpampang foto Fauzi dengan Nachrowi Ramli. Padahal Prijanto, sudah dikenal sebagai wakil gubernur DKI.

Seperti diketahui Fauzi dan Nachrowi merupakan pasangan yang akan maju dalam Pilkada DKI mendatang. Di sampul buku ini pun dituliskan sebuah tagline 'Jakarta Maju Terus'.

Buku ini memang tidak tebal, hanya beberapa halaman saja. Isinya pun terbagi dalam beberapa bagian, mulai dari bagian transportasi, kesehatan hingga masalah pendidikan. Di akhir buku ini pun terpampang dengan detail biodata kedua orang tersebut.

Sebagai contoh dari sisi transportasi, di dalam buku ini menerangkan mengenai tantangan yang dihadapi Foke. Jumlah kendaraan meningkat sebesar 9,5 persen per tahun, sedangkan ruas jalan hanya 0.01 persen. Kecepatan kendaraan pun rata-rata hanya bisa ditempuh sekitar 15-20 km/jam.

Masih di dalam buku ini, dijelaskan jika Foke berhasil menambah panjang jalan dengan membangun jalan bertingkat. Foke juga diklaim berhasil menguraikan simpul-simpul kemacetan melalui pelebaran jalan. Selain itu, penambahan koridor TransJ juga ditulis dalam buku ini.

Sedangkan di bagian kesehatan, Foke juga diklaim telah sukses memberikan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Miskin kepada 2,7 juta warga DKI. Foke juga disebut-sebut sukses memberikan pelayanan pengobatan umum dan gigi paling murah di seluruh Indonesia. Dan warga Jakarta yang menderita demam berdarah juga disebut tidak pernah ditarik biaya perawatan di RSUD.

(mok/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel